Vaksin BUMN Masuk Uji Klinis Tahap III, Ditargetkan Dapat Izin BPOM pada Juli
Kamis, 09 Juni 2022 - 14:32 WIB
loading...
Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir (tengah). Foto/MPI/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Proses produksi vaksin BUMN masuk pada kick off uji klinis tahap III yang dimulai pada hari ini. Proses ini ditargetkan selesai pada Juli 2022 dan selanjutnya vaksin Covid-19 tersebut akan menerima emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir menyebut proses produksi vaksin BUMN baik hulu ke hilir dilakukan di dalam negeri. Vaksin ini merupakan hasil kerja sama antara Holding BUMN Farmasi dengan Baylor College of Medicine.
"Pada pagi ini kita bisa masuk pada milestone yang sangat menentukan bagi industri kesehatan Indonesia. Di mana kita melaksanakan kick off uji klinis tahap III vaksin BUMN. Ini merupakan vaksin yang kita produksi dari hulu ke hilir," ungkap Honesti dalam konferensi pers, Kamis (9/6/2022).
Baca juga: AS Punya 2 Vaksin Cacar Monyet, IDI Singgung Senjata Biologis
Targetnya, setelah vaksin mengantongi EUA, Bio Farma menargetkan bisa mendapatkan Emergency Use Listing (EUL) dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada Oktober 2022.
Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir menyebut proses produksi vaksin BUMN baik hulu ke hilir dilakukan di dalam negeri. Vaksin ini merupakan hasil kerja sama antara Holding BUMN Farmasi dengan Baylor College of Medicine.
"Pada pagi ini kita bisa masuk pada milestone yang sangat menentukan bagi industri kesehatan Indonesia. Di mana kita melaksanakan kick off uji klinis tahap III vaksin BUMN. Ini merupakan vaksin yang kita produksi dari hulu ke hilir," ungkap Honesti dalam konferensi pers, Kamis (9/6/2022).
Baca juga: AS Punya 2 Vaksin Cacar Monyet, IDI Singgung Senjata Biologis
Targetnya, setelah vaksin mengantongi EUA, Bio Farma menargetkan bisa mendapatkan Emergency Use Listing (EUL) dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada Oktober 2022.
Lihat Juga :