Akhir Pekan, IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.042
Jum'at, 24 Juni 2022 - 15:26 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada sesi terakhir perdagangan hari ini. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada sesi terakhir perdagangan hari ini . IHSG ditutup naik 44,67 poin atau 0,64 persen ke 7.042,93.
Pada penutupan perdagangan, Jumat (24/6/2022), terdapat 307 saham menguat, 198 saham melemah dan 182 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp17,8 triliun dari 24,9 miliar saham yang diperdagangkan. Indeks LQ45 naik 0,57 persen ke 1.018,985, indeks JII menguat 0,33 persen ke 591, indeks IDX30 naik 0,56 persen ke 544,026 dan indeks MNC36 menguat 0,05 persen ke 333,091.
Baca Juga: IHSG Sesi I Hari Ini Ditutup Menguat, Catat Transaksi Dagang Rp8,35 Triliun
Sebagian besar indeks sektoral mengalami kenaikan antara lain infrastruktur 1,03 persen, energi 0,86 persen, properti 0,35 persen, transportasi 0,48 persen, non siklikal 0,94 persen, keuangan 0,51 persen, siklikal 1,28 persen, teknologi 1,88 persen, dan bahan baku 0,63 persen. Sedangkan yang melemah adalah industri 0,04 persen dan kesehatan 1,35 persen.
Investor asing melakukan net sell sebanyak Rp997,67 juta di all-market. Pembelian asing di pasar reguler antara lain PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp102,8 miliar, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp80,9 miliar, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp30,3 miliar.
Pada penutupan perdagangan, Jumat (24/6/2022), terdapat 307 saham menguat, 198 saham melemah dan 182 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp17,8 triliun dari 24,9 miliar saham yang diperdagangkan. Indeks LQ45 naik 0,57 persen ke 1.018,985, indeks JII menguat 0,33 persen ke 591, indeks IDX30 naik 0,56 persen ke 544,026 dan indeks MNC36 menguat 0,05 persen ke 333,091.
Baca Juga: IHSG Sesi I Hari Ini Ditutup Menguat, Catat Transaksi Dagang Rp8,35 Triliun
Sebagian besar indeks sektoral mengalami kenaikan antara lain infrastruktur 1,03 persen, energi 0,86 persen, properti 0,35 persen, transportasi 0,48 persen, non siklikal 0,94 persen, keuangan 0,51 persen, siklikal 1,28 persen, teknologi 1,88 persen, dan bahan baku 0,63 persen. Sedangkan yang melemah adalah industri 0,04 persen dan kesehatan 1,35 persen.
Investor asing melakukan net sell sebanyak Rp997,67 juta di all-market. Pembelian asing di pasar reguler antara lain PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp102,8 miliar, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp80,9 miliar, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp30,3 miliar.
Lihat Juga :