Utang Indonesia Tembus Rp7.000 Triliun, Ternyata Begini Cara Bayarnya

Minggu, 26 Juni 2022 - 08:25 WIB
loading...
Utang Indonesia Tembus...
Bank Indonesia melaporkan ULN Indonesia terus mengalami penurunan. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati baru-baru ini melaporkan bahwa di tengah gejolak kondisi global utang luar negeri (ULN) Indonesia mengalami penurunan. Tercatat rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 39% dengan nominal utang mencapai Rp7.040,32 triliun.

Rasio utang tersebut dianggap masih sehat karena adanya penurunan rasio terhadap PDB. Penerimaan yang kuat dari ledakan komoditas berhasil mendorong penurunan rasio utang terhadap PDB sebesar 13%.

"Pandemi sekarang sudah memasuki tahun ketiga, tapi masih banyak negara yang mengalami defisit sangat dalam. Beberapa negara bahkan rasio utangnya lebih dramatis, sudah mencapai di atas 60% bahkan ada yang 80% bahkan 100% terhadap PDB," ungkap Sri Mulyani, baru-baru ini.

Baca Juga: Utang Indonesia Tembus Rp7.000 Triliun, Sri Mulyani: Negara Lain Lebih Dramatis

Berdasarkan laporan Bank Indonesia (BI) Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mengalami tren penurunan hingga April 2022. Secara keseluruhan, utang mencapai di USD409,5 miliar pada April 2022.

Angka tersebut turun dibandingkan dengan ULN bulan sebelumnya USD412,1 miliar. Secara tahunan, posisi ULN April 2022 terkontraksi 2,2% yoy lebih dalam dibandingkan kontraksi bulan sebelumnya sebesar 1% yoy.

Posisi ULN Pemerintah pada April 2022 tercatat sebesar 190,5 miliar dolar AS, turun dibandingkan dengan posisi ULN pada bulan sebelumnya sebesar USD196,2 miliar. Secara tahunan, pertumbuhan ULN Pemerintah mengalami kontraksi sebesar 7,3% yoy, lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi bulan sebelumnya yang sebesar 3,4% yoy.

Baca Juga: Negaranya Bangkrut, Ribuan Warga Tinggalkan Sri Lanka

Pembayaran utang USD 1,9 miliar menjadi salah satu penyebab penurunan ULN. Dari total pembayaran tersebut pokok utang tercatat sebesar USD 1,576 miliar dan bunga sebesar USD 374 juta. Pembayaran utang pemerintah dari penerimaan negara yang terus meningkat. Dalam empat bulan pertama tahun ini, APBN juga mengalami surplus hingga Rp 103,1 triliun atau 0,58% dari PDB.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Terancam Bangkrut? 27...
Terancam Bangkrut? 27 Negara Panik Amankan Dana Darurat Bank Dunia
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.658 Triliun di Kuartal I-2026
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Utang Pemerintah Tembus...
Utang Pemerintah Tembus Rp9.920 Triliun, Purbaya: Kita Paling Hati-hati di Dunia
Elon Musk: AS 1.000%...
Elon Musk: AS 1.000% Akan Bangkrut
BNPB Tarik Utang Luar...
BNPB Tarik Utang Luar Negeri Rp949 Miliar Buat Alat Deteksi Gempa dan Tsunami
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila, Pelajaran bagi Indonesia
Rekomendasi
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Infografis
Ukraina Menolak Bayar...
Ukraina Menolak Bayar Utang Rp5.705 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved