Sandiaga Uno: 2022, 1,1 Juta Lapangan Kerja Tercipta dari Sektor Ekonomi Kreatif RI!

Minggu, 26 Juni 2022 - 09:33 WIB
loading...
Sandiaga Uno: 2022,...
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menjadi Narasumber dalam acara Kelana Nusantara yang merupakan kegiatan xorum diskusi dalam rangka pengembangan sektor ekonomi kreatif di Lombok, Mataram, Sabtu (25/6/2022). FOTO/MNC Media
A A A
MATARAM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno ,
menilai bahwa sektor ekonomi kreatif dengan produk-produk unggulan di Mataram semakin memiliki kualitas dan daya saing yang baik, sehingga terbukti mampu menghadirkan peluang usaha dan membuka lapangan kerja.

Menparekraf Sandiaga Uno menghadiri acara “Kelana Nusantara” yang berlangsung di Dapoer Sasak Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (25/6/2022).

Baca Juga: Ditanya soal Pilpres 2024, Sandiaga Uno: Isunya Ekonomi dan Lapangan Kerja

Kehadiran Kelana Nusantara di Mataram, yang sebelumnya digelar di Kota Jakarta dan Solo menjadi wadah bagi Menparekraf dan pelaku ekonomi kreatif Mataram untuk berdiskusi terkait kendala dan tantangan yang dihadapi dan kemudian dicarikan solusinya bersama.

Dalam kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga meninjau langsung beberapa produk ekraf yang ditampilkan pada acara Kelana Nusantara.

Di antaranya sandal dan sepatu dengan kearifan lokal yang dibuat dengan sangat teliti sehingga nyaman dipakai. Begitu juga dengan produk tenun khas Mataram yang mengandung aspek keberlanjutan lingkungan, dimana benang yang digunakan memanfaatkan benang bekas. Produk tenun khas Mataram ini juga dibuat dengan memberdayakan lansia sebagai tenaga kerja.

Selain itu, juga ada produk roti, mutiara, olahan kopi hingga produk kreatif subsektor film yang dinilai memiliki potensi yang harus dikembangkan dengan program 3T (tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu).

“Kami berdiskusi dengan para pelaku ekonomi kreatif dan menemukan beberapa potensi dan solusi dalam kebangkitan ekonomi kita yang membuka begitu banyak peluang usaha dan lapangan kerja,” kata Menparekraf Sandiaga.

Salah satu kendala yang kerap kali dialami oleh para pelaku ekraf di Mataram ialah pemasaran produk yang masih sulit dilakukan. Menanggapi persoalan ini Menparekraf Sandiaga mendorong pelaku ekraf Mataram masuk dalam ekosistem ekonomi digital melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dan beberapa program lainnya yang bisa dikolaborasikan antara Kemenparekraf dan pemda.

“Masalahnya sekarang adalah pemasaran misalnya, pemasaran itu seperti apa kolaborasinya melalui pendekatan jejaring platform digital juga networking dari beberapa program pemerintah yang akan kami pastikan hadir sebagai suatu wujud dari 3T tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu. Karena tentunya pemerintah menghadapi keterbatasan dari segi dana, anggaran tapi dengan 3T tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu kita bisa menjawab apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” kata Menparekraf Sandiaga.

Dengan kolaborasi yang baik, Menparekraf optimistis target tahun 2022 untuk menghadirkan 1,1 juta lapangan kerja dapat terwujud.

“Saya sangat optimistis dalam menatap masa depan penuh harapan dan saya yakin 1,1 juta lapangan pekerjaan yang akan kita cetak tahun ini, mudah-mudahan bisa terwujud dengan kolaborasi kita bersama Kadispar, Poltekpar Lombok, dan jajaran yang ada di sektor parekraf,” kata Sandiaga.

Baca Juga: Emak-emak Kendal Deklarasi Dukung Sandiaga Uno

Sandiaga juga menambahkan, Nusa Tenggara Barat saat ini sedang menjadi perhatian seluruh dunia dengan event internasional yang saat ini sedang dihela seperti MotoGP dan opening ceremony MXGP. Dengan kesempatan ini, Menparekraf mengajak para pelaku ekonomi kreatif tidak hanya menjadi penonton namun dapat menjadi bagian dari kebangkitan ekonomi.

"Industri ekonomi kreatif harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri, menjadi pemain yang mengambil bagian dalam kebangkitan ekonomi, bukan penonton," kata Sandiaga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Staf Khusus Menparekraf Bidang Akuntabilitas, Pengawasan, Reformasi, dan Birokrasi, Irjen Pol Krisnandi; Inspektur II Kemenparekraf/Baparekraf, Kamal Rimosan; Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua; Dirut Poltekpar Lombok, Herry Rachmat Widjaja; Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani; serta Kepala Dinas Pariwisata Kepala Dinas Pariwisata NTB Yusron Hadi.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
IPB dan Unpad Adu Inovasi...
IPB dan Unpad Adu Inovasi Berdayakan Ekonomi Kreatif Desa Wisata Gunung Padang
ASEAN-India Bazaar 2026...
ASEAN-India Bazaar 2026 Dorong Ekonomi Kreatif dan Peluang Bisnis Lintas Kawasan
Akad Massal KUR 1.000...
Akad Massal KUR 1.000 UMKM, BRI bersama Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali
Sektor Ekraf Serap 27,4...
Sektor Ekraf Serap 27,4 Juta Pekerja, CapCut Dorong Digitalisasi Konten
Separuh Pengusaha RI...
Separuh Pengusaha RI Setop Ekspansi 5 Tahun ke Depan, Lapangan Kerja Terancam Lesu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Prabowo: Daripada Bangun...
Prabowo: Daripada Bangun Kantor Baru, Lebih Baik Buat Program yang Ciptakan Lapangan Kerja
Cara Sandiaga Uno Bikin...
Cara Sandiaga Uno Bikin Ibu Rumah Tangga Berdaya dan Buka Lapangan Kerja
Rekomendasi
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Berita Terkini
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Infografis
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved