Erick Thohir Angkat Eks Penasihat Senior KSP Jadi Dirut PT Inti

Jum'at, 08 Juli 2022 - 17:07 WIB
loading...
Erick Thohir Angkat Eks Penasihat Senior KSP Jadi Dirut PT Inti
Menteri BUMN Erick Thohir melakukan pergantian direksi di PT Inti. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi mengangkat Edi Witjara sebagai direktur utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia Persero atau PT Inti. Edi menggantikan Otong Iip yang sebelumnya mengisi posisi tersebut.

Baca juga: Erick Thohir Tegaskan Tak Akan Memberi Ruang Pelaku Korupsi di BUMN

Perubahan dewan direksi perseroan ditetapkan melalui Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-143/MBU/07/2022 tentang Pengangkatan Direktur Utama Perusahaan yang diterbitkan pada 8 Juli 2022.

"Keluarga besar PT Inti mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan oleh Bapak Otong Iip pada perusahaan. Selanjutnya, seluruh karyawan akan mendukung penuh Bapak Edi Witjara sebagai nakhoda baru PT Inti," ungkap Vice President Sekretaris Perusahaan, Perencanaan Strategis, dan Pengembangan Bisnis PT Inti (Persero), Rizqi Ayunda Jumat (8/7/2022).

Edi Witjara sebelumnya menjabat sebagai Director of Enterprise & Business Service PT Telkom Indonesia (Persero), Tbk sejak Juni 2020. Pria kelahiran Kediri, 17 November 1972, ini juga sempat menempati berbagai posisi strategis.

Tercatat dia pernah menjadi penasehat senior Kantor Staf Presiden Republik Indonesia (2020-2022), Komisaris Utama PT Telkom Satelit Indonesia (2020-2022), Komisaris Utama PT PINS Indonesia (2020-2022), Komisaris Utama PT Multimedia Nusantara (2019-2022).

Lalu, direktur human capital management PT Telkom Indonesia (Persero), Tbk. (2019-2020), serta anggota Senat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Telkom University (2018-2022).

Baca juga: Ulah Hacker, Data 1 Miliar Warga China Dijual Bebas

Adapun Susunan Dewan Direksi PT Inti terbaru sebagai berikut :

- Edi Witjara: direktur utama
- Teguh Adi Suryandono: direktur bisnis
- Tri Hartono Rianto: direktur keuangan dan manajemen risiko

(uka)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1854 seconds (10.177#12.26)