Produsen Tetes Mata dan Lensa Tanam Katarak Kucurkan Investasi Rp140 Miliar

Sabtu, 09 Juli 2022 - 06:17 WIB
loading...
Produsen Tetes Mata...
Demi menjadi menjadi produsen tetes mata dan lensa tanam katarak terbesar di Indonesia, PT. Rohto Laboratories Indonesia terus melakukan ambil teknologi dan terbaru menanamkan investasi lebih dari Rp140 miliar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT. Rohto Laboratories Indonesia melakukan lagi alih teknologi dan mengucurkan investasi tambahan senilai USD 10 juta, untuk menjadi produsen tetes mata dan lensa tanam katarak terbesar di Indonesia.

Untuk meningkatkan kapasitas produksi tetes mata dan lensa tanam katarak (intra ocular lens), PT. Rohto Laboratories Indonesia telah mengadakan Peletakan Batu pertama ( Ground Breaking ) pada tanggal 6 Juli 2022.

Baca Juga: Megawati Sentil Jokowi soal Ketergantungan Impor Alat Kesehatan

Nilai total yang akan digelontorkan PT. Rohto Laboratories hampir mencapai USD 10 juta atau lebih dari Rp140 miliar secara bertahap sampai dengan selesai, yaitu diperkirakan selesai di semester kedua tahun 2023.

Mengutip pernyataan dari kata sambutan, President Director PT. Rohto Laboratories Indonesia, Mukdaya Massidy, S.E., M.M., M.Si, bahwa investasi ini adalah yang ke-5 kali, setelah Rohto Group melakukan pembangunan pabrik pertama di tahun 2001

“Perluasan pabrik ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas produksi produk tetes mata ROHTO sehingga menjadi lebih dari 30 juta botol per tahun sehingga menjadikan kami sebagai produsen terbesar untuk kapasitas produksi tetes mata di Indonesia,” jelas President Director, Rohto Indonesia, Mukdaya Massidy.

Selain itu line baru tetes mata ini juga telah menggunakan teknologi terbaru system RABS (Restricted Access Barrier System) sehingga intervensi menggunakan glove access, pada proses automatic Cleaning and Sterilization in Place yang dikenal sebagai automatic CSIP.

“Sistem otomatis yang akan bekerja dari setelah mixing sampai dengan packing produk jadi. Ini semua menunjukkan komitmen Rohto Group dalam berinvestasi, alih teknologi, alih “know how” di Indonesia serta ketersediaan produk produk yang berkualitas di Indonesia, karena kesehatan mata sangatlah penting,” beber Mukdaya Massidy.

Sebagai produsen satu-satunya produsen alat kesehatan, yaitu lensa tanam Katarak (Intra Ocular Lens) dan Glaucoma Implant. Rohto juga memperluas juga kapasitas produksi untuk produk dengan menambah kapasitas sterile dan inspection agar dapat melayani masyarakat di Indonesia.

Baca Juga: Menko Luhut Kesal RI Ketergantungan Impor Alat Kesehatan

Untuk memberikan rasa aman dan nyaman, Lensa tanam Katarak (Intra Ocular Lens) dari Rohto telah mendapat sertifikasi ISO 13485/ CE Mark dan sertifikasi produk HALAL dari BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal).

Mukdaya Massidy menambahkan “produk lensa Intra Ocular Lens (IOL) kami satu-satunya yang merupakan produksi dalam negeri dan telah mendapatkan sertifikasi HALAL, sehingga akan memberikan nilai keamanan dan kenyaman bagi pasien yang menggunakan lensa tanam katarak Neo Eye Rohto,”.

Dengan perluasan pabrik ini akhirnya dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat di Indonesia dalam mendapatkan produk produk yang berkualitas dengan mudah dan terjangkau sesuai dengan misi dari PT. Rohto Laboratories Indonesia, yaitu “A Healthy Future for All”.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JEC Eye Hospitals &...
JEC Eye Hospitals & Clinics Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
PT BEST Investasi USD...
PT BEST Investasi USD 10 Juta, PT BEST Bangun Pabrik AC dan Mesin Cuci di Tangerang
Pabrik Kembang Api China...
Pabrik Kembang Api China Meledak Tewaskan 21 Orang, Penampakannya Bak Medan Perang
Rekomendasi
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Layanan, ShopeeFood Fokus Dorong Pengembangan Kompetensi Mitra Pengemudi
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Buka Musiczone, Nastya...
Buka Musiczone, Nastya Sabella Ajak Penonton Nyanyi dan Galau Bersama
Berita Terkini
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved