alexametrics

BNI AM bidik dana kelolaan Rp8 T

loading...
BNI AM bidik dana kelolaan Rp8 T
Ilustrasi
A+ A-
Sindonews.com - PT BNI Asset Manajemen (BNI AM) membidik dana kelolaan atau asset under management (AUM) sepanjang tahun 2014 mencapai Rp8 triliun.

"Tahun ini, dana kelolaan kita bidik di kisaran Rp8 triliunan. Kita optimistis bisa tercapai," ujar Direktur Utama BNI Asset Manajemen Idamshah Runizam saat dihubungi Sindonews, Rabu (1/1/2014).

Tahun lalu, BNI AM merevisi target dana kelolaan menjadi Rp7 triliun dari sebelumnya ditargetkan sebesar Rp8,2 triliun. Revisi target tersebut karena kinerja pasar saham yang cenderung volatile, sehingga mempengaruhi besaran nilai dana kelolaan dan penambahan jumlah investor yang ingin berinvestasi di reksa dana.

Idhamshah mengatakan, perusahaan pada awal 2013 menargetkan kenaikan dana kelolaan sebesar 28,12 persen menjadi Rp8,2 triliun dari perolehan dana kelolaan 2012 sebesar Rp6,4 triliun.

Namun kinerja pasar saham yang cenderung memburuk beberapa waktu lalu berdampak pada upaya perusahaan untuk mencapai target dan dana kelolaan, sehingga tidak begitu banyak mengalami kenaikan.

Sementara itu, bila melihat target revisi tersebut, maka target dana kelolaan tahun ini naik hingga 14,28 persen. Target dana kelolaan tersebut akan dikontribusi dari reksa dana saham.

"Tahun depan kita akan besarkan reksa dana berbasis saham," ujar dia.

Perusahaan akan membesarkan porsi penerbitan reks adana berbasis saham menyusul naiknya pajak penghasilan (PPh) reksa dana dan obligasi pada 2014 menjadi 15 persen dari sebelumnya 5 persen.

Pada periode 2009 hingga 2010, bunga yang dikenakan sebesar nol persen. Pada 2011 hingga 2013 dikenakan pajak sebesar 5 persen dan untuk 2014 serta seterusnya akan dikenakan pajak sebesar 15 persen.
(rna)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak