Guru Besar IPB Nilai Transformasi Tata Kelola Pupuk Subsidi Pemerintah Tepat
Jum'at, 15 Juli 2022 - 08:29 WIB
loading...
Foto: Doc. Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Muhammad Firdaus menegaskan jika kebijakan pupuk subsidi perlu penyempurnaan. Menurut Prof Firdaus, subsidi pupuk masih diperlukan karena menjadi prasyarat berlangsungnya produksi pertanian dan peningkatan produktivitas.
"Kami menilai kebijakan mengenai pupuk subsidi perlu disempurnakan," kata Prof Firdaus saat dihubungi, Kamis (14/7/2022).
Di sisi lain, Prof Firdaus menilai perlu penyederhanaan jenis komoditas sesuai dengan karakter ekonomi, di mana harga tidak boleh mahal. "Maka, padi, jagung, kedelai adalah komoditas yang harus disubsidi," ujarnya.
Di sisi lain, Prof Firdaus menilai formula 15-10-12 merupakan hal yang bagus dan perlu disosialisasikan secara massif. "Saya juga menilai alternatif pupuk seperti pupuk organik, perlu mendapat perhatian lebih serius dan perlu mendapatkan subsidi ke depannya," tuturnya.
Dikatakannya, dalam konteks penguatan ketahanan pangan, maka pupuk perlu disubsidi dalam jangka pendek. Petani pun difasilitasi akses kredit.
"Kami menilai kebijakan mengenai pupuk subsidi perlu disempurnakan," kata Prof Firdaus saat dihubungi, Kamis (14/7/2022).
Di sisi lain, Prof Firdaus menilai perlu penyederhanaan jenis komoditas sesuai dengan karakter ekonomi, di mana harga tidak boleh mahal. "Maka, padi, jagung, kedelai adalah komoditas yang harus disubsidi," ujarnya.
Di sisi lain, Prof Firdaus menilai formula 15-10-12 merupakan hal yang bagus dan perlu disosialisasikan secara massif. "Saya juga menilai alternatif pupuk seperti pupuk organik, perlu mendapat perhatian lebih serius dan perlu mendapatkan subsidi ke depannya," tuturnya.
Dikatakannya, dalam konteks penguatan ketahanan pangan, maka pupuk perlu disubsidi dalam jangka pendek. Petani pun difasilitasi akses kredit.
Lihat Juga :