PDB Dunia Bakal Tembus USD104 Triliun: China Tempel AS, Indonesia Urutan Berapa?
Rabu, 20 Juli 2022 - 13:10 WIB
loading...
A
A
A
Amerika Serikat masih menjadi negara dengan ekonomi terbesar di dunia yang memiliki PDB sebesar USD25,3 triliun dolar AS. Menyusul AS, China menjadi negara kedua terbesar dengan PDB sebesar USD19,9 triliun, sekaligus memimpin negara Asia. Pertumbuhan PDB China mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir, dan diprediksi akan menyalip AS pada tahun 2030.
Jerman berada di urutan ketiga sekaligus ekonomi terbesar di Eropa dengan PDB mencapai USD4,3 triliun dolar, diikuti oleh Inggris dan Prancis, dengan PDB masing-masing USD3,4 triliun dan USD2,9 triliun.
Jepang memiliki PDB sebesar USD4,9 triliun, dan menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia dan terbesar kedua di Asia. Satu perubahan signifikan dicapai oleh Brasil yang sekarang menembus 10 besar, setelah melampaui Korea Selatan. Sedangkan Rusia terlempar di posisi ke-11, dengan PDB USD1,8 triliun.
Ekonomi terkecil di dunia dalam peringkat IMF adalah Tuvalu dengan nilai PDB sebesar USD66 juta. Deretan 50 terbawah dianggap sebagai negara berpenghasilan rendah-menengah dan negara berkembang/emerging countries.
Menurut Bank Dunia, di negara-negara berkembang, tingkat pendapatan per kapita pada tahun 2022 akan berada sekitar 5% di bawah tren pra-pandemi.
Indonesia di Posisi Berapa?
Jerman berada di urutan ketiga sekaligus ekonomi terbesar di Eropa dengan PDB mencapai USD4,3 triliun dolar, diikuti oleh Inggris dan Prancis, dengan PDB masing-masing USD3,4 triliun dan USD2,9 triliun.
Jepang memiliki PDB sebesar USD4,9 triliun, dan menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia dan terbesar kedua di Asia. Satu perubahan signifikan dicapai oleh Brasil yang sekarang menembus 10 besar, setelah melampaui Korea Selatan. Sedangkan Rusia terlempar di posisi ke-11, dengan PDB USD1,8 triliun.
Ekonomi terkecil di dunia dalam peringkat IMF adalah Tuvalu dengan nilai PDB sebesar USD66 juta. Deretan 50 terbawah dianggap sebagai negara berpenghasilan rendah-menengah dan negara berkembang/emerging countries.
Menurut Bank Dunia, di negara-negara berkembang, tingkat pendapatan per kapita pada tahun 2022 akan berada sekitar 5% di bawah tren pra-pandemi.
Indonesia di Posisi Berapa?
Lihat Juga :