Rangkul dan Semangati Pelaku Ekraf Kalbar, Menparekraf: Berani Mulai Bangun Usaha!
Senin, 01 Agustus 2022 - 12:21 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Uno saat hadir di AKI 2020 Kota Pontianak yang digelar di Gaia Mall, Minggu (31/7/2022). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berharap Anugerah Kreasi Indonesia (AKI) yang digelar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), bisa menjadi wadah promosi dan pengembangan ekonomi kreatif (ekraf).
Menparekraf Sandiaga saat hadir di AKI 2020 Kota Pontianak yang digelar di Gaia Mall, Minggu (31/7/2022), melihat potensi besar dari sektor parekraf di Kalbar yang dapat dikembangkan secara bersama-sama.
“Kami optimistis setelah melihat para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM di Kalbar dengan antusiasnya mengikuti bootcamp selama tiga hari dan ditampilkan produknya di ajang AKI 2022 yang menjadi wadah promosi dan pengembangan agar produknya lebih berdaya saing,” katanya, dikutip Senin (1/8/2022).
Baca juga: Berharap Masyarakat BML Bisa Lestarikan Budaya, Sandiaga: Kami Terkesan dengan Desa Wisata Ini
AKI sendiri merupakan program unggulan pengembangan ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas dan pameran kepada para pelaku ekonomi kreatif pada subsektor kuliner, kriya, fesyen, aplikasi, film, dan musik.
Menparekraf Sandiaga saat hadir di AKI 2020 Kota Pontianak yang digelar di Gaia Mall, Minggu (31/7/2022), melihat potensi besar dari sektor parekraf di Kalbar yang dapat dikembangkan secara bersama-sama.
“Kami optimistis setelah melihat para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM di Kalbar dengan antusiasnya mengikuti bootcamp selama tiga hari dan ditampilkan produknya di ajang AKI 2022 yang menjadi wadah promosi dan pengembangan agar produknya lebih berdaya saing,” katanya, dikutip Senin (1/8/2022).
Baca juga: Berharap Masyarakat BML Bisa Lestarikan Budaya, Sandiaga: Kami Terkesan dengan Desa Wisata Ini
AKI sendiri merupakan program unggulan pengembangan ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas dan pameran kepada para pelaku ekonomi kreatif pada subsektor kuliner, kriya, fesyen, aplikasi, film, dan musik.
Lihat Juga :