alexametrics

Wall Street berakhir menguat

loading...
Wall Street berakhir menguat
Ilustrasi
A+ A-
Sindonews.com - Indeks saham Wall Street pada perdagangan Senin waktu setempat berakhir menguat karena meredanya kekhawatiran situasi di Krimea dan data ekonomi yang membaik.

Hasil referendum menyatakan bahwa sebanyak 97 persen suara di Krimea memilih mendukung pemisahan dari Ukraina. Merespon hal ini, Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa menjatuhkan sanksi kepada Rusia dan pejabat Krimea yang terlibat dalam perebutan wilayah tersebut. Sementara Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dektrit mengakui wilayah Krimea sebagai negara merdeka.

Ketegangan geopolitik antara Ukraina dan Rusia membebani pasar saham pada pekan lalu. Sementara awal pekan ini, sektor yang sensitif terhadap ekonomi memimpin penguatan, diikuti sektor teknologi.



Sektor teknologi menguat 1,3 persen. Saham Google Inc (GOOG.O) naik 1,6 persen menjadi USD1,192.10 sedangkan General Electric Co (GE.N) naik 1,3 persen menjadi USD25,43.

"Ini semacam penguatan karena tidak ada kejutan negatif di Ukraina. Yang terjadi adalah apa yang diharapkan," kata Senior Vice President and Senior Equity Manager for National Penn Investors Trust Company Terry Morris seperti dilansir Reuters, Selasa (18/3/2014).

Sementara tren saat ini, kalangan investor menggunakan pelemahan di saham sebagai kesempatan membeli. Indeks utama tidak mengalami koreksi lanjutan dalam lebih dari satu tahun.

Indeks Dow Jones berakhir naik 181,55 poin atau 1,13 persen ke 16.247,22; S&P 500 menguat 17,7 poin atau 0,96 persen ke 1.858,83 dan Nasdaq bertambah 34,552 poin atau 0,81 persen ke 4.279,95.
(rna)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak