alexametrics

Wall Street reli dipicu pidato Putin

loading...
Wall Street reli dipicu pidato Putin
Ilustrasi
A+ A-
Sindonews.com - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Selasa waktu setempat melanjutkan penguatan (reli) dipicu komentar Presiden Rusia Valdimir Putin yang menenangkan pasar.

Dalam pidatonya di parlemen, Putin mengatakan bahwa Rusia tidak menginginkan Ukraina untuk dipecah belah. Dia juga tidak ingin merebut bagian dari negara tersebut setelah menandatangani dekrit Krimea sebagai negara merdeka.

Indeks S&P 500 selama dua hari meningkat 1,7 persen dan menjadi kinerja terbaik sejak awal Februari tahun ini. Namun, tidak semua pelaku pasar yakin bahwa perkembangan atas Ukraina akan terus mengangkat pasar saham.



"Investor harus sangat berhati-hati karena sepertinya kondisi saat ini kemungkinan tidak berlangsung dalam jangka panjang," kata Kepala Investasi Commonwealth Financial Brad McMillan seperti dilansir Reuters, Rabu (19/3/2014).

Sementara sembilan dari 10 sektor di indeks S&P 500 menguat. Sektor teknologi naik 1,4 persen didukung reli saham Microsoft Corp (MSFT.O), yang menguat 4 persen menjadi USD39,55.

Sentimen lain yang mendukung adalah rapat FOMC, yang dimulai Selasa-Rabu waktu setempat. The Fed diperkirakan akan tetap melaksanakan rencana kebijakan pemangkasan stimulus seperti yang diumumkan sebelumnya. Selain itu, data ekonomi Amerika Serikat yang positif, seperti indeks harga konsumen AS naik 0,1 persen pada Februari juga menjadi sentimen positif di Wall Street.

Indeks Dow Jones berakhir naik 88,97 poin atau 0,55 persen menjadi 16.336.19; indeks S&P 500 naik 13,42 poin atau 0,72 persen menjadi 1.872,25 dan Nasdaq bertambah 53,364 poin atau 1,25 persen menjadi 4.333,31.
(rna)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak