alexametrics

Wall Street rebound dipicu membaiknya ekonomi AS

loading...
Wall Street rebound dipicu membaiknya ekonomi AS
Ilustrasi
A+ A-
Sindonews.com - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat berhasil balik arah menguat (rebound) didukung data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang membaik setelah sebelumnya terkoreksi dipicu spekulasi atas komentar Gubernur the Fed Janet Yellen yang akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan.

Setelah beberapa pekan data ekonomi melambat karena faktor cuaca dingin yang ekstrim, data pasar tenaga kerja pada Kamis ini menunjukkan bahwa tunjangan pengganguran mendekati posisi terendah tiga bulanan. Sementara data the Fed Philadelphia menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur pada Maret menunjukkan kenaikan.

"Saya tidak melihat apapun yang membuat saya melompat kegirangan, tapi lebih seperti membara dan pelan-pelan meningkatkan perekonomian," kata Managing Director Wedbush Equity Management LCC Stephen Massocca seperti dilansir Reuters, Jumat (21/3/2014).



Saham sektor keuangan di indeks S&P 500 melonjak 1,7 persen. Setelah penutupan, the Fed menyatakan bahwa 29 dari 30 bank besar memenuhi batas minimum modal. Saham JP Morgan Chase & Co (JPM.N) naik 3,1 persen menjadi USD60,11 dan Citigroup Inc (CN) naik 2,6 persen menjadi USD50,22.

Sebelumnya dalam konferensi pers pertamanya sebagai Gubernur the Fed, Janet Yellen menyatakan bahwa kenaikan pertama suku bunga bisa dilakukan pada semester pertama tahun depan. Sementara kalangan analis berharap kenaikan tersebut dilakukan pada semester II/2015.

Indeks Dow Jones berakhir naik 108,88 poin atau 0,67 persen menjadi 16.331,05; indeks S&P 500 naik 11,24 poin atau 0,60 persen menjadi 1.872,01 dan Nasdaq menguat 11,684 poin atau 0,27 persen menjadi 4.319,286.
(rna)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak