Wall Street Ditutup Beragam, S&P dan Dow Jones Kompak Menguat Berkat Optimisme Sektor Ritel

Rabu, 17 Agustus 2022 - 07:27 WIB
loading...
Wall Street Ditutup...
Ilustrasi. FOTO/REUTERS
A A A
JAKARTA - Wall Street ditutup bervariasi dengan patokan S&P 500 dan Dow Jones rebound dari penurunan sebelumnya dan ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa (16/8) waktu setempat. Hal itu didorong dengan saham di sektor konsumen, kebutuhan pokok konsumen, keuangan dan industri memimpin rebound.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 0,71% menjadi 34.152,01, S&P 500 (.SPX) naik 0,19% menjadi 4.305,2 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 0,19% menjadi 13.102,55. Diketahui pasar ekuitas global datar sementara imbal hasil Treasury AS naik pada hari Selasa, karena kekhawatiran resesi berlanjut di tengah kekhawatiran Federal Reserve akan melanjutkan kenaikan suku bunga yang curam meskipun ada tanda-tanda perlambatan inflasi yang baru lahir.

Baca Juga: Wall Street Lesu Terbebani Data Ekonomi China, 3 Indeks Dibuka Melemah

Kurva imbal hasil antara surat utang Treasury dua dan 10-tahun, dipandang sebagai indikator resesi yang akan datang, tetap terbalik pada minus 40 basis poin pada Selasa. "Tampaknya pasar obligasi tidak cukup mencerminkan inflasi yang terjadi dalam perekonomian," kata George Young, manajer portofolio di Villere & Company di New Orleans.

"Hal yang aneh adalah bahwa dalam beberapa minggu terakhir imbal hasil obligasi telah naik dan bertahan sehingga ada semacam pemutusan. Ada semacam pertanyaan mungkin inflasi tidak seburuk itu dan kita mungkin benar-benar akan mengalami resesi. Pasar peserta ada di mana-mana," tambahnya.

Indeks saham MSCI di 50 negara di seluruh dunia (.MIWD00000PUS) naik 0,05%. Semalam di Asia, indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang (.MIAPJ0000PUS) ditutup 0,07% lebih rendah, sementara Nikkei Jepang (.N225) turun 0,01%.

Imbal hasil Treasury AS naik lebih tinggi karena data yang menggembirakan dari raksasa ritel AS menunjukkan The Fed memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk mendinginkan inflasi. Benchmark hasil treasury 10 tahun berada di 2,8077% dari 2,791% pada hari Senin
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah AS Shutdown,...
Pemerintah AS Shutdown, Wall Street Masih Menguat Dibayangi Pengurangan Suku Bunga The Fed
Perang Dagang Guncang...
Perang Dagang Guncang Pasar Global, Begini Gerak IHSG dalam Sepekan
Tarif Trump Bikin Banyak...
Tarif Trump Bikin Banyak Bursa Saham Ambruk, Warren Buffett: Bukan Apa-apa
Minat Investor RI Tumbuh...
Minat Investor RI Tumbuh ke Pasar Global, Trading Saham AS dalam Genggaman
Wall Street Tumbang...
Wall Street Tumbang Imbas Tarif Trump, Ini Prediksi Bursa Saham RI Pekan Depan
Gentem Group Buka Cabang...
Gentem Group Buka Cabang Pertama di Jakarta, Fokus pada Lifelong Learning
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, Wall Street English Indonesia Bangun Komunitas Berbahasa Inggris
Rekomendasi
Clara Shinta dan Muhammad...
Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad Rujuk, Gugatan Cerai Resmi Dicabut
Korea Selatan vs Ceko:...
Korea Selatan vs Ceko: Taeguk Warriors Dijagokan Menang
Cut Meyriska dan Roger...
Cut Meyriska dan Roger Danuarta Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Imbas Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved