KLHK Dorong Produsen Perbesar Kemasan Kurangi Timbunan Sampah
Rabu, 17 Agustus 2022 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
"Saya menerima catatan dari Muryansyah. Semacam energi baru sekaligus metode, teknik dan cara-cara menstimulir kampanye bersih sampah, bersih lingkungan, dan cara pilah sampah dari rumah. Ini merupakan langkah besar, yaitu edukasi," ujar Menteri LHK.
Ia turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini. Nantinya, rekomendasi yang disepakati harus dilaksanakan. Strategi pengurangan sampah plastik industri sudah diuraikan melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah.
"Produsen juga didorong untuk memproduksi kemasan plastik yang lebih besar (size up) mengutamakan kemasan besar, untuk membantu pemerintah mengejar target pengurangan timbulan sampah plastik," tegasnya.
Lebih dari 14.500 masyarakat teredukasi mengenai pentingnya memilah sampah sebagai bagian dari usaha daur ulang, dalam rangka mengurangi timbulan sampah nasional. Saat mendapat kesempatan tatap muka dengan Menteri LHK, Siti Nurbaya, Muryansyah menyampaikan temuannya bersama tim Mulung Parahita.
"Selama perjalanan, kami mengumpulkan 77,9 ton sisa konsumsi rumah tangga, 78 persen adalah plastik, dan 40 persen di antaranya memiliki nilai daur ulang tinggi. Sedangkan di luar sisa konsumsi rumah tangga yang dikumpulkan, sepanjang jalan saya melihat banyak kemasan kecil mengotori jalan. Inilah masalah sampah yang sesungguhnya," kata Muryansyah.
Baca Juga: Sebagai Sumber Air Bersih, Masyarakat Diajak Jaga Kondisi Sungai
Ia turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini. Nantinya, rekomendasi yang disepakati harus dilaksanakan. Strategi pengurangan sampah plastik industri sudah diuraikan melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah.
"Produsen juga didorong untuk memproduksi kemasan plastik yang lebih besar (size up) mengutamakan kemasan besar, untuk membantu pemerintah mengejar target pengurangan timbulan sampah plastik," tegasnya.
Lebih dari 14.500 masyarakat teredukasi mengenai pentingnya memilah sampah sebagai bagian dari usaha daur ulang, dalam rangka mengurangi timbulan sampah nasional. Saat mendapat kesempatan tatap muka dengan Menteri LHK, Siti Nurbaya, Muryansyah menyampaikan temuannya bersama tim Mulung Parahita.
"Selama perjalanan, kami mengumpulkan 77,9 ton sisa konsumsi rumah tangga, 78 persen adalah plastik, dan 40 persen di antaranya memiliki nilai daur ulang tinggi. Sedangkan di luar sisa konsumsi rumah tangga yang dikumpulkan, sepanjang jalan saya melihat banyak kemasan kecil mengotori jalan. Inilah masalah sampah yang sesungguhnya," kata Muryansyah.
Baca Juga: Sebagai Sumber Air Bersih, Masyarakat Diajak Jaga Kondisi Sungai
Lihat Juga :