Resmikan Rumah BUMN Klungkung, Pertamina Angkat Produk Lokal, Pariwisata dan Perekonomian Daerah
Kamis, 18 Agustus 2022 - 18:39 WIB
loading...
A
A
A
Rumah BUMN yang berlokasi di Jl. WR. Supratman No 7 Semarapura Tengah, Kab. Klungkung ini akan dijadikan sebagai pusat edukasi, pengembangan, dan digitalisasi UMKM.
Dengan optimis, VP CSR & SMEPP Management, Fajriyah Usman pada sambutan kegiatan peresmian Rumah BUMN Klungkung, menyatakan bahwa Rumah BUMN Klungkung dapat membangun dan membantu perekonomian dan kemakmuran masyarakat, khususnya dalam ruang lingkup Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Tak hanya urusan permodalan hingga akses pemasaran produk barang maupun jasa yang dihasilkan UMKM yang difasilitasi melalui Rumah BUMN ini, tetapi juga tersedianya tempat workshop UMKM hingga ruang seminar untuk menebar ide kreatif serta pengembangan berbagai inovasi produk mereka.
“Saat ini tercatat sebanyak 500 UMKM yang terdaftar di Rumah BUMN Klungkung, dengan di antaranya 175 Mitra Binaan yang sudah Go Online dan 185 Mitra Binaan yang sudah Go Digital," ujarnya.
Dengan adanya rumah BUMN diharapkan pelaku UMKM bisa mendapatkan pelatihan serta dapat memberikan akses pendanaan dan juga pemasaran, sehingga nantinya mereka bisa lebih naik kelas lagi.
Pendampingan yang diberikan kepada pelaku UMKM, tidak hanya sebatas bagaimana agar bisa memasukkan produknya ke marketplace, tetapi juga bagaimana cara memasarkan produknya agar menarik dan dapat dibeli oleh konsumen. Hasilnya, hingga Mei 2022, total 1.334 UMKM tercatat telah memasukan produk mereka di beberapa marketplace. Ini artinya, mitra binaan tersebut telah menjadi UMKM naik kelas serta menjadi Go Digital dan Go Online.
Dengan optimis, VP CSR & SMEPP Management, Fajriyah Usman pada sambutan kegiatan peresmian Rumah BUMN Klungkung, menyatakan bahwa Rumah BUMN Klungkung dapat membangun dan membantu perekonomian dan kemakmuran masyarakat, khususnya dalam ruang lingkup Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Tak hanya urusan permodalan hingga akses pemasaran produk barang maupun jasa yang dihasilkan UMKM yang difasilitasi melalui Rumah BUMN ini, tetapi juga tersedianya tempat workshop UMKM hingga ruang seminar untuk menebar ide kreatif serta pengembangan berbagai inovasi produk mereka.
“Saat ini tercatat sebanyak 500 UMKM yang terdaftar di Rumah BUMN Klungkung, dengan di antaranya 175 Mitra Binaan yang sudah Go Online dan 185 Mitra Binaan yang sudah Go Digital," ujarnya.
Dengan adanya rumah BUMN diharapkan pelaku UMKM bisa mendapatkan pelatihan serta dapat memberikan akses pendanaan dan juga pemasaran, sehingga nantinya mereka bisa lebih naik kelas lagi.
Pendampingan yang diberikan kepada pelaku UMKM, tidak hanya sebatas bagaimana agar bisa memasukkan produknya ke marketplace, tetapi juga bagaimana cara memasarkan produknya agar menarik dan dapat dibeli oleh konsumen. Hasilnya, hingga Mei 2022, total 1.334 UMKM tercatat telah memasukan produk mereka di beberapa marketplace. Ini artinya, mitra binaan tersebut telah menjadi UMKM naik kelas serta menjadi Go Digital dan Go Online.
Lihat Juga :