alexametrics

AIMI nilai pengawasan SNI lebih adil

loading...
AIMI nilai pengawasan SNI lebih adil
Ilustrasi
A+ A-
Sindonews.com - Ketua Asosiasi Importir dan Distributor Mainan Indonesia (AIMI) Eko Wibowo menilai, dengan dikeluarkannya surat dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada 28 April 2014, penertiban dan pengawasan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk mainan beredar menjadi lebih adil (fair).

Dalam surat tersebut diterangkan bahwa produk mainan anak yang sedang dalam proses penyesuaian SNI dapat menunjukkan surat kepada pengawas jika terjadi pengawasan di toko.

"Situasi di lapangan semua menyiapkan, kan surat tanggal 28 April 2014 dari Ditjen Perdagangan sudah keluar. Bila sedang dalam proses bisa menunjukkan kalau ada terjadi pengawasan di toko bisa menunjukkan barang itu sedang dalam proses. Tapi kalau tidak ada, ya tidak boleh dijual. Jadi, itu bisa lebih fair," terang dia kepada Sindonews akhir pekan lalu.



Dia menuturkan, melalui surat tersebut, pedagang yang sedang dalam proses bisa tetap melakukan penjualan. Karena saat ini mereka sedang dalam antrian proses pengujian. Sedangkan yang belum memprosesnya, sambil jalan akan dilakukan penyesuaian SNI.

"Yang belum proses lagi menyusun semuanya. Lagi siapin buat pemrosesan. Tapi kan belum ada langsung pengawasan. Jadi sambil jalanlah," lanjutnya.

Saat ini, menurut Eko, masih banyak yang belum memproses pengujian SNI. Yang sudah dan sedang melakukannya hanya sebagian kecil dari produsen mainan di Tanah Air.

"Masih banyak dan memang masih ada juga yang belum merasa punya kesadaran untuk proses. Ya tinggal nanti nunggu lah, kalau ada pengawasan, ya mau tidak mau disimpan," pungkas dia.
(rna)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak