3 Kiat Martabak Pecenongan Eksis Lebih dari 6 Dekade, Konsistensi Nomor Wahid

Sabtu, 20 Agustus 2022 - 15:45 WIB
loading...
3 Kiat Martabak Pecenongan...
Bisnis jualan martabak milik Martabak Pecenongan 78 bertahan selama 62 tahun
A A A
JAKARTA - Konsistensi menjadi kunci sebuah bisnis terus bertahan melintasi zaman dan bersaing dengan para pemain baru di bisnis serupa.

Bertahan selama lebih dari enam dekade, tepatnya 62 tahun, Martabak Pecenongan 78 telah mengalami jatuh bangun berulang kali, terutama di masa-masa awal tahun merintis.

Siapa menyangka, pahit getirnya kegagalan kini membawa salah satu kuliner legendaris kota Jakarta ini merengkuh pasar dan melebarkan sayap hingga ke lebih dari 400 cabang di seluruh Indonesia.

Dalam semangat Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia, airasia food bersama Martabak Pecenongan 78 berbagi tips seputar mempertahankan eksistensi bisnis dan berekspansi kepada sesama pejuang UMKM kuliner di Tanah Air.

Bermula dari bisnis martabak dengan menggunakan gerobak sederhana, Martabak Pecenongan 78 berhasil diterima oleh masyarakat luas.

Walaupun di tengah persaingan bisnis yang kian sengit, usaha turun temurun milik keluarga ini tak lantas nyaman dengan keadaan dan berdiam diri.

Bahkan, di tengah pandemi sekalipun, Martabak Pecenongan 78 telah membuktikan kemenangannya dengan membuka ratusan cabang baru.

Baca juga: Heboh Agnez Mo Kenalkan Ceker Setan hingga Martabak di Acara Amerika

Sukses mempertahankan eksistensinya selama 62 tahun, Martabak Pecenongan 78 menerapkan sejumlah strategi praktis, sebagai berikut:

1. Konsistensi adalah kunci utama
Ada kalanya, pemilik bisnis “latah” dengan tren kekinian dan langsung melakukan pivot bisnis untuk menarik perhatian pasar. Rey Christian, pemilik Martabak Pecenongan 78, tak lantas mengiyakan hal tersebut sebagai strategi yang tepat bagi kebertahanan sebuah bisnis.

Menurut dia, tren hanyalah bersifat sesaat, sedangkan konsistensi adalah kunci yang membuat sebuah bisnis bisa berusia panjang.

Seorang pemilik bisnis haruslah konsisten dengan produk yang mereka jual dan mencari potensi-potensi di sekitar untuk mengembangkannya.

“Dari dulu hingga sekarang, Martabak Pecenongan 78 fokus di menu martabak. Namun, kami mengikuti selera pasar melalui inovasi menu, seperti meluncurkan martabak Sultan yang super besar dan mewah, hingga fleksibel dalam cara kami berkomunikasi dengan target market,” ujarnya.

Jika dulunya hanya mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut, pihaknya kini aktif mengembangkan media sosial serta mengedepankan layanan pemesanan online.

Baca juga: Paling Laris, Martabak Jadi Produk Kuliner yang Tren di 2021

2. Menjaga kepercayaan pelanggan
Ketika sebuah bisnis semakin besar, acap kali kualitas produk tak lagi menjadi prioritas. Akibatnya, pelanggan merasa kecewa dan imbasnya pada penurunan performa bisnis secara keseluruhan.

Sebagai generasi penerus bisnis Martabak Pecenongan 78, Rey Christian selalu menomorsatukan kualitas demi menjaga kepercayaan pelanggan.

“Mungkin beberapa orang melihat harga kami di atas rata-rata jika dibandingkan dengan merek martabak lainnya. Namun, kami dapat memastikan bahwa pelanggan mendapatkan kualitas rasa dan bahan baku yang terbaik,” tukasnya,

“Ketika situasi mendesak, misalnya harga bahan baku mahal, mungkin pemilik bisnis tergiur untuk mengganti dengan kualitas yang lebih rendah. Tetapi kami sangat menghindari hal tersebut, karena bagi kami kepercayaan pelanggan adalah modal yang harus dijaga,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga tak alerhi dengan kritik, bahkan selalu menanggapi serius setiap kritik dan saran dari pelanggan.

“Martabak Pecenongan 78 memiliki call-center yang akan siap merespon pelanggan jika memiliki keluhan dengan produk kami. Sekian puluh tahun, kami tetap menjaga komitmen agar pelanggan selalu merasakan pengalaman terbaik,” tuturnya.

3. Keterbukaan terhadap kolaborasi
Di tengah persaingan pasar yang semakin menantang, kolaborasi menjadi solusi untuk menyatukan kekuatan. Selain berkolaborasi dengan sejumlah publik figur dan influencer ternama dalam memasarkan produknya, Martabak Pecenongan 78 juga terbuka terhadap kolaborasi bersama layanan pesan-antar makanan online, seperti airasia food.

Rey mengungkapkan brand AirAsia yang telah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia menjadi salah satu nilai tambah yang menarik Martabak Pecenongan 78 untuk bergabung sebagai mitra merchant.

“Walaupun baru berjalan selama empat bulan, namun peran airasia food dalam mendukung bisnis kami sangatlah signifikan, terlihat dari peningkatan transaksi yang terus bergerak vertikal ke atas,” ungkapnya.



“Saya juga merasa sangat terbantu dengan tim merchant relations dari airasia food yang sangat komunikatif dan kooperatif dalam membantu kami. Contohnya, mereka rutin menawarkan kolaborasi kampanye sebagai stimulus transaksi pelanggan,” imbuhnya.

Turut merayakan HUT ke-77 RI, Martabak Pecenongan 78 juga berpartisipasi dalam kampanye Super Merdeka persembahan spesial airasia food, dengan promo gratis ongkir dan diskon hingga 40% selama periode 16-21 Agustus 2022.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Gencar Konsolidasi,...
Gencar Konsolidasi, Marselinus Minta Kader Perindo Palu Aktif Dampingi UMKM dan Peternak
Jay Singgih Dorong Pengusaha...
Jay Singgih Dorong Pengusaha Muda Papua Bersinergi Menuju Indonesia Emas 2045
Ekonomi Lesu, Welhelm...
Ekonomi Lesu, Welhelm Kurnala Perkuat UMKM Maluku lewat Dana Stimulan
Rekomendasi
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Berita Terkini
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved