Bank Sulselbar Luncurkan Layanan Saoraja Priority dan DPLK Malebbi
Senin, 29 Agustus 2022 - 15:57 WIB
loading...
A
A
A
"DPLK Malebbi mengajak untuk mengatur dana pensiun dan ini adalah yang pertama di Kawasan Timur Indonesia," sebut Yulis.
Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Bank Sulselbar, Edwin Syamsuddin menambahkan, layanan Saoraja Priority memiliki banyak keuntungan, salah satunya terdapat fasilitas Safe Deposit Box (SDB) bagi nasabah.
"Salah satu produk yang sangat eksklusif, kami mempunyai SDB. Salah satu yang tercanggih di Indonesia dengan menggunakan teknologi terkini," kata Edwin.
Saat ini, Bank Sulselbar sudah memiliki sekitar 800 nasabah prioritas dengan total saldo kelolaan sebesar Rp1,5 triliun.
"Target kami bisa meningkat 100 persen dalam 1 tahun ke depan. Jadi total ada 1.600 rekening dengan dana Rp3 triliun," urainya.
Baca Juga: Bank Sulselbar Gandeng Pemkab Sidrap Sosialisasi QRIS
Adapun terkait DPLK Malebbi, Plt Pengurus DPLK Bank Sulselbar , James mengatakan, pihaknya menghadirkan layanan DPLK karena menyiapkan dana pensiun merupakan hak dan kebutuhan bagi setiap pekerja, tidak terbatas pada ASN saja.
"Masyarakat menilai bahwa dana pensiun hanya untuk PNS, TNI, dan Polri saja. Padahal, hak pensiun adalah bagi semua rakyat Indonesia," ungkapnya.
Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Bank Sulselbar, Edwin Syamsuddin menambahkan, layanan Saoraja Priority memiliki banyak keuntungan, salah satunya terdapat fasilitas Safe Deposit Box (SDB) bagi nasabah.
"Salah satu produk yang sangat eksklusif, kami mempunyai SDB. Salah satu yang tercanggih di Indonesia dengan menggunakan teknologi terkini," kata Edwin.
Saat ini, Bank Sulselbar sudah memiliki sekitar 800 nasabah prioritas dengan total saldo kelolaan sebesar Rp1,5 triliun.
"Target kami bisa meningkat 100 persen dalam 1 tahun ke depan. Jadi total ada 1.600 rekening dengan dana Rp3 triliun," urainya.
Baca Juga: Bank Sulselbar Gandeng Pemkab Sidrap Sosialisasi QRIS
Adapun terkait DPLK Malebbi, Plt Pengurus DPLK Bank Sulselbar , James mengatakan, pihaknya menghadirkan layanan DPLK karena menyiapkan dana pensiun merupakan hak dan kebutuhan bagi setiap pekerja, tidak terbatas pada ASN saja.
"Masyarakat menilai bahwa dana pensiun hanya untuk PNS, TNI, dan Polri saja. Padahal, hak pensiun adalah bagi semua rakyat Indonesia," ungkapnya.
Lihat Juga :