Harga Batu Bara Kian Membara, Arcandra: Inilah Akar Inflasi

Rabu, 07 September 2022 - 16:37 WIB
loading...
Harga Batu Bara Kian...
Komisaris Utama PGN, Arcandra Tahar menerangkan, Tak dapat dipungkiri bahwa akar dari lonjakan inflasi di dunia berawal dari naiknya harga energi seperti migas dan batu bara. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), Arcandra Tahar mengatakan, lonjakan harga komoditas energi baik minyak, gas, hingga batu bara menjadi sebab utama yang membuat harga komoditas lain menjadi lebih mahal.

Harga batu bara global terus mengalami kenaikan imbas krisis energi sejak agresi militer Rusia meledak di Ukraina. Serangkaian sanksi barat terhadap Rusia semakin membuat harga energi melambung, sekaligus mendongkrak permintaan energi fosil.

Baca Juga: Panas Dingin Harga Batu Bara Masih Melanda

Baru-baru ini harga si emas hitam di bursa berjangka ICE Newcastle kontrak Oktober sempat menyentuh USD463 per ton, kendati mengalami koreksi 2,7% di USD451,25 per ton per sesi siang, Rabu (7/9).

"Tak dapat dipungkiri bahwa akar dari lonjakan inflasi di dunia berawal dari naiknya harga energi seperti migas dan batu bara, yang kemudian diikuti oleh naiknya harga komoditi lain," kata Arcandra dalam pernyataanya di media sosialnya, dikutip Rabu (7/9/2022).

Gejolak harga batu bara yang diharapkan dapat dikurangi penggunaannya untuk pembangkit listrik (thermal coal), maupun untuk industri pengolahan (coking coal) dinilai semakin tinggi kebutuhannya.

Baca Juga: Pasokan Batu Bara Domestik Kritis, Pemerintah Diminta Segera Resmikan BLU

Hal ini dianggap justru membebani upaya pengurangan emisi gas buang akibat penggunaan energi kotor ini. Ancandra merinci harga batu bara untuk kalori 6.000 kcal/kg NAR, FOB Newcaslte Australia telah berada di atas USD400 per ton untuk pengiriman di kuartal ketiga tahun ini.

"Dapat dibayangkan ongkos yang ditanggung oleh pembeli batu bara, kemudian diteruskan ke konsumen lewat naiknya harga energi yang berakibat pada inflasi di negara tersebut," pungkasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
Menkeu Purbaya Pastikan...
Menkeu Purbaya Pastikan Skema Pajak DSI Berlaku Normal
Danantara Janji Ajak...
Danantara Janji Ajak Diskusi Pengusaha Tentukan Acuan Harga Komoditas yang Dibeli PT DSI
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama
China Revisi Jumlah...
China Revisi Jumlah Korban Tewas Tragedi Tambang Batu Bara, dari 90 Jadi 82 Orang
Rekomendasi
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Penampakan Bupati Muara...
Penampakan Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK seusai Terjaring OTT
Peringati Hari Laut...
Peringati Hari Laut Sedunia 2026, ASDP Bersihkan Lebih dari 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir
Berita Terkini
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved