Wall Street Ditutup Menguat Didorong Sektor Perbankan dan Layanan Kesehatan

Jum'at, 09 September 2022 - 07:00 WIB
loading...
Wall Street Ditutup...
Wall Street ditutup menguat dengan membukukan keuntungan perdagangan Kamis (8/9/2022) waktu setempat. FOTO/Reuters
A A A
NEW YORK - Indeks utama Wall Street ditutup menguat dengan membukukan keuntungan perdagangan Kamis (8/9/2022) waktu setempat, terutama didorong oleh sektor lembaga keuangan dan perusahaan kesehatan. Hal itu terjadi karena investor mencerna pernyataan hawkish dari pembuat kebijakan yang memperkuat taruhan kenaikan suku bunga besar akhir bulan ini.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 193,24 poin, atau 0,61%, menjadi 31.774,52, S&P 500 (.SPX) naik 26,31 poin, atau 0,66%, menjadi 4.006,18 dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 70,23 poin, atau 0,6%, menjadi 11.862,13. Indeks seakan memantul bolak-balik dalam perdagangan yang mixed karena kekhawatiran atas langkah Federal Reserve selanjutnya untuk menjinakkan inflasi yang melonjak tetap ada.

"Ada banyak ketidakpastian dan saya pikir orang tidak akan benar-benar mengambil keputusan selama lebih dari lima menit atau lima detik, Anda tahu, sampai ada sedikit lebih banyak kejelasan atau cahaya diujung terowongan," kata Grace Lee, manajer portofolio senior pendapatan ekuitas di Columbia Threadneedle Investments yang berbasis di Boston.

Baca Juga: Wall Street Babak Belur Jelang Pidato Gubernur The Fed

Pelaku pasar uang melihat peluang 87% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin pada pertemuan bulan ini. Bank of America, Barclays dan Jefferies mengatakan mereka sekarang melihat kenaikan suku bunga 75 basis poin. Sebelum Barclays mengatakan itu bisa menjadi peningkatan 50 atau 75 basis poin, sementara Bank of America dan Jefferies bertaruh pada kenaikan 50 basis poin.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral berkomitmen kuat untuk menurunkan inflasi dan perlu terus berjalan sampai pekerjaan selesai. Presiden Fed Chicago Charles Evans bergabung dengan sesama pembuat kebijakan mengatakan bahwa mengekang inflasi adalah pekerjaan pertama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah AS Shutdown,...
Pemerintah AS Shutdown, Wall Street Masih Menguat Dibayangi Pengurangan Suku Bunga The Fed
Perang Dagang Guncang...
Perang Dagang Guncang Pasar Global, Begini Gerak IHSG dalam Sepekan
Tarif Trump Bikin Banyak...
Tarif Trump Bikin Banyak Bursa Saham Ambruk, Warren Buffett: Bukan Apa-apa
Minat Investor RI Tumbuh...
Minat Investor RI Tumbuh ke Pasar Global, Trading Saham AS dalam Genggaman
Wall Street Tumbang...
Wall Street Tumbang Imbas Tarif Trump, Ini Prediksi Bursa Saham RI Pekan Depan
Gentem Group Buka Cabang...
Gentem Group Buka Cabang Pertama di Jakarta, Fokus pada Lifelong Learning
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, Wall Street English Indonesia Bangun Komunitas Berbahasa Inggris
Rekomendasi
Gestur Mesra Sarwendah...
Gestur Mesra Sarwendah dan Gio saat Live Tuai Kritikan, Disebut Tak Sopan
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Berita Terkini
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Jaga Distribusi Energi,...
Jaga Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Beri Apresiasi Awak Mobil Tangki
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved