4 Perusahaan Teknologi China yang Layanannya Sudah Menjangkau Indonesia

Jum'at, 09 September 2022 - 14:05 WIB
loading...
A A A
Terakhir, saat ini produk Xiaomi tersedia di lebih dari 100 negara dan wilayah di penjuru dunia. Pada Agustus 2022, Xiaomi masuk dalam daftar Fortune Global 500 untuk keempat kalinya dengan menempati peringkat ke-266, naik 72 posisi dibandingkan tahun 2021.

2. Baidu

Dalam perkembangannya, Baidu merupakan platform mesin pencari yang sangat terkenal di China. Identik dengan ‘Google China’, Baidu didirikan pada tahun 2000 sebagai mesin pencari dan menggunakan mesin teknologi AI sendiri yang bernama Baidu Brain.

Dikutip dari situs resminya, Baidu mengklaim menjadi satu dari sedikit perusahaan teknologi yang memiliki fitur AI lengkap dengan penggunaan yang inovatif. Selain itu, portofolio dan produk layanannya telah diakses lebih dari satu miliar perangkat setiap bulannya.

Seiring perkembangannya, Baidu juga terus melebarkan jangkauan pasarnya di negara-negara dunia, termasuk Indonesia. Selain mesin pencari, cukup banyak produk lain yang juga turut dihadirkan, seperti Baidu PC Faster, Baidu Antivirus, dan lainnya.

Baca juga : 90 Perusahaan Teknologi China Bergabung Bangun Industri Chipset Lokal

3. Huawei

Perusahaan teknologi China berikutnya adalah Huawei. Didirikan pada tahun 1987, Huawei Technologies telah beroperasi di lebih dari 170 negara dan wilayah seluruh dunia serta melayani sekitar tiga miliar orang di dunia.

Dikutip dari laman resminya, Huawei didirikan oleh Ren Zhengfei dengan modal sekitar 21.000 Yuan. Kantor perdananya adalah sebuah apartemen sederhana di Shenzhen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Rekomendasi
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Berita Terkini
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved