Harga Minyak Mentah Naik Seiring Kebuntuan Negosiasi Nuklir Iran
Jum'at, 23 September 2022 - 10:17 WIB
loading...
A
A
A
Peningkatan pagi ini mendapat dukungan setelah seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS mengatakan upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran 2015 telah terhenti karena desakan Teheran pada penutupan penyelidikan pengawas nuklir PBB.
"(Bahasan) kita telah buntu karena sikap Iran," kata pejabat AS kepada wartawan di sela-sela Majelis Umum PBB, seraya menyebut bahwa tidak ada yang dapat dibahas pada minggu ini terkait potensi Iran untuk mengubah pendiriannya.
Diketahui, negosiasi nuklir Iran dengan Barat sempat menjadi katalis yang membebani harga minyak, lantaran ekspektasi masuknya kembali persediaan Iran ke pasar dapat membuat stok global meningkat yang pada akhirnya membuat harga menurun. Namun, dengan komentar pejabat AS tersebut membuat prospek kebangkitan minyak mentah Iran terhenti.
Baca juga: Amerika Serikat Anggap Serius Ancaman Senjata Nuklir Putin
Penguatan harga juga terdongkrak oleh keputusan Moskow untuk melanjutkan wajib militer terbesarnya sejak Perang Dunia II, sehingga meningkatkan kekhawatiran bahwa eskalasi perang di Ukraina akan terus memperketat pasokan minyak, dilansir Reuters, Jumat (23/9/2022).
"(Bahasan) kita telah buntu karena sikap Iran," kata pejabat AS kepada wartawan di sela-sela Majelis Umum PBB, seraya menyebut bahwa tidak ada yang dapat dibahas pada minggu ini terkait potensi Iran untuk mengubah pendiriannya.
Diketahui, negosiasi nuklir Iran dengan Barat sempat menjadi katalis yang membebani harga minyak, lantaran ekspektasi masuknya kembali persediaan Iran ke pasar dapat membuat stok global meningkat yang pada akhirnya membuat harga menurun. Namun, dengan komentar pejabat AS tersebut membuat prospek kebangkitan minyak mentah Iran terhenti.
Baca juga: Amerika Serikat Anggap Serius Ancaman Senjata Nuklir Putin
Penguatan harga juga terdongkrak oleh keputusan Moskow untuk melanjutkan wajib militer terbesarnya sejak Perang Dunia II, sehingga meningkatkan kekhawatiran bahwa eskalasi perang di Ukraina akan terus memperketat pasokan minyak, dilansir Reuters, Jumat (23/9/2022).
Lihat Juga :