Kementan Tanamkan Orientasi Bisnis pada Petani Milenial

Sabtu, 01 Oktober 2022 - 21:55 WIB
loading...
Kementan Tanamkan Orientasi...
Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi (dua kanan) didampingi Sekretaris BPPSDMP Siti Munifah (kanan) dan Direktur Polbangtan Malang Setya Budhi Udrayana (kiri).
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya melakukan regenerasi petani demi keberlanjutan pembangunan pertanian di Indonesia. Regenerasi petani terutama dilakukan kepada milenial di perdesaan melalui Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) yang didukung International Fund for Agriculture Development (IFAD).

Komitmen tersebut dikemukakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi saat mengunjungi kebun paprika yang dikembangkan petani milenial Ghosiyah di Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (30/9/2022).

“Kementan bersama Program YESS berupaya mewujudkan regenerasi petani dengan meningkatkan kompetensi SDM dari perdesaan serta menambah jumlah wirausahawan muda di bidang pertanian,” kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/10/2022).

(Baca juga:Jaga Keseimbangan Sistem, Kementan Perkuat Regenerasi Petani)

Menurut Dedi, Kementan melalui Program YESS melakukan pendampingan serta bimbingan manajemen bisnis, literasi keuangan dan bantuan modal terbukti mampu meningkatkan kapasitas produksi serta meningkatkan pendapatan petani milenial di perdesaan.

“Pertanian saat ini tidak seperti dulu. Tidak hanya soal tanam, tapi harus berorientasi bisnis. Pertanian bicara bagaimana proses pra budidaya, budidaya, perawatan, panen, hingga pascapanen. Intinya bagaimana kita bisa meningkatkan produktivitas hingga hasilkan cuan,” katanya.

Hal itu, kata Dedi, sejalan dengan harapan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo pada insan-insan pertanian, terutama petani milenial. “Pertanian yang kokoh dibutuhkan karena pertanian merupakan penyedia utama bahan pangan sekaligus lapangan pekerjaan, bahkan menyokong kestabilan ekonomi,” kata Mentan Syahrul tiap kali bertemu insan-insan pertanian dalam kunjungan kerjanya di daerah.

(Baca juga:Mulai Minim, Indonesia Perlu Pikirkan Kembali Regenerasi Petani)

Sekretaris BPPSDMP Siti Munifah menambahkan Program Aksi BPPSDMP, salah satunya menumbuhkan wirausahawan muda pertanian. Kementan menargetkan 2,5 juta petani milenial, dan Program YESS menjadi salah satu pendongkrak mewujudkan target tersebut.

“Ghosiah telah membuktikan bahwa sektor pertanian sangat terbuka dan memberikan peluang bagi siapa saja yang ingin maju. Tak hanya pria, wanita pun bisa menjadi wirausaha sukses di sektor pertanian tanpa harus meninggalkan perannya sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya,” kata Munifah.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Stok Beras Indonesia...
Stok Beras Indonesia Cetak Rekor Tembus 4,3 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Ada Ancaman Godzilla...
Ada Ancaman Godzilla El Nino, Akankah Produksi Beras 2026 Aman?
Hampir 100.000 Hektare...
Hampir 100.000 Hektare Sawah Rusak Imbas Banjir Sumatera, Dana Rehabilitasi Disiapkan Rp148,53 M
Mentan Amran Geram,...
Mentan Amran Geram, 133,5 Ton Bawang Bombay Berpenyakit Diselundupkan ke RI
Mentan Cabut 2.300 Izin...
Mentan Cabut 2.300 Izin Distributor Pupuk Nakal, Pecat 192 Pegawai Kementan
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Ditjen Hortikultura...
Ditjen Hortikultura dan Ewindo Perluas Peran Masyarakat Kota dalam Ketahanan Pangan
Dukung Swasembada Pangan,...
Dukung Swasembada Pangan, BRIN Jadi Dapur Riset Sinergi dengan Kementan dan Kemdiktisaintek
Rekomendasi
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved