alexametrics

Nilai Ekspor Jepang Tertinggi dalam 7 Bulan

loading...
Nilai Ekspor Jepang Tertinggi dalam 7 Bulan
Nilai Ekspor Jepang naik ke level tertinggi dalam 7 bulan pada September 2014, mendukung rebound perekonomian. Foto: Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
TOKYO - Nilai Ekspor Jepang naik ke level tertinggi dalam 7 bulan pada September 2014, mendukung rebound perekonomian, setelah Perdana Menteri Shinzo Abe menaikkan pajak penjualan.

Dilansir dari Bloomberg, Rabu (22/10/2014), Kementerian Keuangan Jepang melaporkan, pengiriman ke luar negeri naik 6,9% dari tahun sebelumnya.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan estimasi 27 ekonom yang disurvei Bloomberg, yakni peningkatan sebesar 6,5%.



Sementara impor tumbuh 6,2%, sehingga menempatkan defisit perdagangan sebesar 958,3 miliar yen (USD9 miliar) atau senilai Rp108,7 triliun (kurs Rp12.075/USD).

Ekspor yang lebih kuat akan mendukung perekonomian yang menyusut dalam lebih dari lima tahun, setelah Abe menaikkan pajak penjualan untuk pertama kalinya sejak 1997, pada April lalu.

Gubernur Bank of Japan (BoJ) Haruhiko Kuroda telah mengisyaratkan dukungan penurunan yen, di mana mata uang yang lemah sejalan dengan ekonomi secara keseluruhan.

"Ini adalah berita positif bagi Bank of Japan," kata Junko Nishioka, kepala ekonom Jepang di Royal Bank of Scotland Group Plc di Tokyo, yang juga mantan pejabat bank sentral (BoJ).

"Data hari ini mendukung pandangan BoJ bahwa ekspor secara bertahap mengambil dan ini akan terus berlanjut," tandasnya.
(dmd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak