Pekerja Migran Indonesia Diminati Banyak Negara, Menaker Perhatikan Kompetensi

Senin, 17 Oktober 2022 - 16:44 WIB
loading...
Pekerja Migran Indonesia...
Menaker Ida Fauziah mengaku cukup bangga melihat, tenaga kerja asal Indonesia diminati banyak negara. Mulai dari Korea, Jepang, negara-negara di Timur Tengah (Timteng), hingga Eropa. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan atau Menaker Ida Fauziah mengaku cukup bangga melihat, tenaga kerja asal Indonesia diminati banyak negara. Mulai dari Korea, Jepang, negara-negara di Timur Tengah (Timteng), hingga Eropa.

"Kita cukup bangga karena ternyata pekerja migran dari Indonesia ini cukup diminati. Tidak hanya dari Korea, tapi dari negara-negara, seperti negara Jepang, Timur Tengah dan beberapa negara Eropa itu sangat tinggi," kata Menaker, Senin (17/10/2022).

Baca Juga: Derita TKI di Malaysia, 17 Tahun Hapsari Ditahan Majikannya Tanpa Gaji

Saat mendampingi Presiden Joko Widodo melepas keberangkatan 597 Pekerja Migran Indonesia (PMI) skema Government to Government (G to G) Korea Selatan Tahun 2022 pada sektor manufaktur dan perikanan. Menaker menekankan pentingnya membentuk skil hingga kompetensi sumber daya manusia (SDM) agar siap menghadapi permintaan tenaga kerja dari negara asing.

"Kita akan menempatkan mereka yang memiliki kompetensi. Kita siapkan skill dan kompetensi mereka, dan kita pastikan bahwa penempatan mereka itu dilakukan sesuai dengan prosedur," kata Menaker.

Hal tersebut dilakukan dengan cara mendorong pemerintah daerah agar lebih memperhatikan kompetensi calon PMI mengingat SDM Indonesia saat ini cukup diminati oleh banyak negara.

Selian itu peningkatan kompetensi sendiri juga merupakan bentuk bagian terhadap perlindungan CPMI. Sebab pemerintah bisa dengan lebih mudah mendata jumlah pekerja migran, dan meminimalisir pekerja migran ilegal.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, 4 TKI Ilegal Ditangkap di Batam

Sebelumnya Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menyatakan, penandatangan nota kesepahaman (MoU) ARCO Human Resources Company dengan 50 perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) akan membuka kesempatan kerja bagi warga Indonesia di sektor formal.

Kerja sama antara pelaku usaha Arab Saudi dan Indonesia di bidang ketenagakerjaan itu terkait perluasan kesempatan kerja ke Arab Saudi sebanyak 200.000 peluang kerja di berbagai sektor industri, dengan berbagai jenis jabatan. "Ini sebuah harapan baru untuk membuktikan bahwa masyarakat Indonesia tidak hanya sebagai pekerja non-formal, tapi mampu menjadi pekerja formal di segala bidang," kata Wamenaker dikutip Minggu (2/10).

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lindungi Hak PMI, May...
Lindungi Hak PMI, May God-Taiwan Teken MoU dengan Anak Usaha BPJS Ketenagakerjaan
BRI Perkuat Jaringan...
BRI Perkuat Jaringan di Asia Timur dengan Pembukaan Cabang di Taipei
Menaker Sebut Produktivitas...
Menaker Sebut Produktivitas Pekerja Indonesia Rendah, Solusinya Menghilang 25 Tahun
7 Juta Orang di Indonesia...
7 Juta Orang di Indonesia Masih Jadi Pengangguran, Kemnaker Ungkap 2 Masalah Utamanya
TKI Makin Sering Nabung...
TKI Makin Sering Nabung di BNI, Nilainya Capai Rp2,14 Triliun
BNI, Kementerian PKP,...
BNI, Kementerian PKP, KP2MI, dan BP Tapera Hadirkan KPR Terjangkau bagi PMI
Kasus TPPO Turun Signifikan,...
Kasus TPPO Turun Signifikan, Hendarsam: Kerentanan di Daerah Migran Masih Tinggi
Mahasiswa dan Pekerja...
Mahasiswa dan Pekerja Asing Kini akan Dipaksa Tinggalkan AS untuk Ajukan Green Card
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Rekomendasi
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Bawa Molotov saat Demo...
Bawa Molotov saat Demo Mahasiswa, Satu Pengunjuk Rasa Jadi Tersangka
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
Berita Terkini
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved