Coaching Clinic KUR Sektor Parekraf di Medan Himpun Komitmen Pembiayaan Rp2 Miliar
Jum'at, 21 Oktober 2022 - 09:56 WIB
loading...
A
A
A
Sementara untuk program KUR sektor parekraf selama tahun 2021 telah tersalurkan kepada 3,4 juta pelaku parekraf dengan total nilai KUR senilai Rp129 triliun.
Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf Henky Manurung menambahkan, UMKM merupakan pilar penting dalam menggerakkan roda perekonomian Indonesia.
“Melalui program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia (Gernas BBI dan BWI), diharapkan UMKM akan semakin memiliki daya tahan dan bertumbuh kembang,” kata Henky.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf Anggara Hayun Anujuprana memaparkan tentang permasalahan UMKM akibat Covid-19 yang memberikan dampak pada mayoritas UMKM berupa penurunan penjualan atau permintaan usaha.
“Solusi akses pembiayaan yang dapat diberikan untuk UMKM dapat berasal dari perbankan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun non perbankan melalui Security Crowdfunding, angle investor atau teknologi finansial," ucapnya.
Ketua Pelaksana Coaching Clinic KUR Sektor Parekraf Mugiyanto menyampaikan, kegiatan Coaching Clinic KUR Sektor Parekraf ini merupakan salah satu upaya memperkuat model pemberdayaan, di samping sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap keberadaan UMKM dalam menopang pertumbuhan ekonomi UMKM yang berada di Kota Medan.
“Sekaligus diharapkan mampu menjadi suatu gerakan bersama untuk menciptakan lapangan pekerjaan khususnya di Kota Medan,” tuturnya.
Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf Henky Manurung menambahkan, UMKM merupakan pilar penting dalam menggerakkan roda perekonomian Indonesia.
“Melalui program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia (Gernas BBI dan BWI), diharapkan UMKM akan semakin memiliki daya tahan dan bertumbuh kembang,” kata Henky.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf Anggara Hayun Anujuprana memaparkan tentang permasalahan UMKM akibat Covid-19 yang memberikan dampak pada mayoritas UMKM berupa penurunan penjualan atau permintaan usaha.
“Solusi akses pembiayaan yang dapat diberikan untuk UMKM dapat berasal dari perbankan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun non perbankan melalui Security Crowdfunding, angle investor atau teknologi finansial," ucapnya.
Ketua Pelaksana Coaching Clinic KUR Sektor Parekraf Mugiyanto menyampaikan, kegiatan Coaching Clinic KUR Sektor Parekraf ini merupakan salah satu upaya memperkuat model pemberdayaan, di samping sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap keberadaan UMKM dalam menopang pertumbuhan ekonomi UMKM yang berada di Kota Medan.
“Sekaligus diharapkan mampu menjadi suatu gerakan bersama untuk menciptakan lapangan pekerjaan khususnya di Kota Medan,” tuturnya.
Lihat Juga :