Indonesia Masih Kekurangan SDM Mumpuni Hadapi Era Industri 5.0

Selasa, 25 Oktober 2022 - 19:35 WIB
loading...
Indonesia Masih Kekurangan...
Indonesia masih butuh banyak SDM untuk hadapi industri 5.0. Foto/IsaOrg
A A A
JAKARTA - Wasekjen VI Bidang Perindustrian dan Perdagangan DPP Partai Perindo , Harryanto Aryodiguno, mengatakan di era revolusi industri 5.0 semua kegiatan industri memadukan antara manusia dan teknologi. Jadi dibutuhkan sumber daya manusia ( SDM ) yang mumpuni untuk mengusai teknologi.

Baca juga: Ekonomi Indonesia Dinilai Dapat Lalui Masa Resesi Global

Nah menurut Harryanto, saat ini Indonesia masih kekurangan SDM yang dapat mengoperasikan teknologi baru. Terlebih lagi di setiap daerah berbeda SDM-nya.

"Ketika para pengusaha sudah siap mengadopsi teknologi baru, dan Indonesia kekurangan SDM yang bisa mengoperasikan, otomatis pengusaha menggunakan tenaga asing," katanya dalam podcast Partai Perindo dengan tema "Tantangan Pengusaha di Era Revolusi Industri 5.0", Selasa (25/10/2022).

Indonesia Masih Kekurangan SDM Mumpuni Hadapi Era Industri 5.0


Harryanto mengatakan, ketika para pengusaha menggunakan tenaga asing, maka pengusaha tersebut dikritik bahwa mereka tidak nasionalis karena mempekerjakan warga negara asing. Padahal menurutnya, jika pengusaha menggunakan tenaga ahli asing, maka pekerja Indonesia dapat mengambil ilmunya sehingga tenaga kerja lokal bisa bersaing ke depannya.

Baca juga: Dalil dari Hadis Nabi tentang Pentingnya Sikap Qana'ah

"Ada yang harus kita pelajari dari orang asing, bagaimana kita mengoperasikan ini. Jadi hal itu tidak tergantung pada WNA. Sebab, SDM kita yang menggerakkan teknologi-nya itu masih kalah," katanya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Angka NEET Pemuda RI...
Angka NEET Pemuda RI Tembus 19,44%, Lebih Tinggi dari Rata-rata ASEAN
Penuhi Kebutuhan Industri...
Penuhi Kebutuhan Industri Pangan, Alvalab Hadirkan Layanan Uji Berbasis Teknologi Tinggi
PLN Energi Gas Gelar...
PLN Energi Gas Gelar Program PESAT-BP, Tingkatkan Kompetensi SDM Balai Pungut
Gandeng CSEL UI, DADA...
Gandeng CSEL UI, DADA Konsisten Dukung Pengembangan SDM Industri Properti
Asabri Tingkatkan Kompetensi...
Asabri Tingkatkan Kompetensi SDM dengan Bahasa Inggris Standar Global
Mengelola Sumur Migas...
Mengelola Sumur Migas Mature dengan Teknologi Modern, Legislator Mengakui SDM PHE Andal
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
Rekomendasi
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Meritokrasi di TNI,...
Meritokrasi di TNI, Kapuspen: Jabatan Tak Ditentukan seperti Urut Kacang Tapi Kompetensi
Berita Terkini
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Jakpro Gandeng Feel...
Jakpro Gandeng Feel Good Network Garap Naming Rights JIS
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
Grab Ambil Alih Kendali...
Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved