Industri Farmasi Butuh Teknologi Life Science untuk Tingkatkan Daya Saing

Jum'at, 28 Oktober 2022 - 09:24 WIB
loading...
Industri Farmasi Butuh...
Industri farmasi adalah sektor yang krusial dan high demand. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Industri farmasi adalah sektor yang krusial dan high demand. Penerapan Pharma 4.0 yang ditandai dengan transformasi digital dinilai mutlak diperlukan guna memenuhi permintaan yang tinggi terhadap komoditas farmasi dan pemenuhan regulasi terkait.

Baca juga: Agar Penyebab Gangguan Ginjal Akut Temui Titik Terang, Perusahaan Farmasi Didorong Lakukan Ini

Untuk mempercepat adopsi Pharma 4.0, Honeywell menghadirkan solusi teknologi Life Science yang mendukung pertumbuhan dan daya saing industri farmasi Indonesia. Presiden Direktur Honeywell Indonesia, Roy Kosasih mengatakan solusi teknologi Life Science Honeywell dapat menjawab kebutuhan Pharma 4.0 di Indonesia.

"Teknologi kami bisa disesuaikan dengan kebutuhan industri, serta mendukung seluruh rantai nilai dari hulu sampai hilir. Seperti diketahui dalam industri farmasi, Quality Manufacturing System (QMS), Manufacturing Execution System (MES), dan Good Manufacturing Process (GMP) menjadi hal mutlak. Kebutuhan ini dapat dipenuhi dengan teknologi Life Science Honeywell dengan mengintegrasikan data dan mevisualisasikannya," kata Roy dalam keterangannya, Jumat (29/10/2022).

Sudah masanya industri farmasi Indonesia menggunakan teknologi Pharma 4.0 agar bisa meningkatkan produktifitas dan memenuhi tantangan regulasi industri farmasi. Bukan hanya meningkatkan efektivitas dan efisiensi produksi, penerapan teknologi dan digitalisasi dalam rantai produksi juga berimplikasi pada kemampuan dan kecepatan dalam pengambilan keputusan yang bersifat strategis.

Industri Farmasi Butuh Teknologi Life Science untuk Tingkatkan Daya Saing


Teknologi Life Science Honeywell dapat diaplikasikan secara bertahap hingga transformasi digital industri bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan. Pengintegrasian data bisa dimulai dari tahap data manual hingga ke tahap produksi yang sudah sepenuhnya digital dan memenuhi semua tuntutan QMS, EMS, GMP, serta predictive analysis.

Industri yang dapat menggunakan teknologi Life Science Honeywell termasuk farmasi, kesehatan, alat kesehatan, kimia, kosmetik, penelitian dan pengembangan, obat tradisionil, diagnostik, bioteknologi, terapi sel dan gen, keselamatan lingkungan, makanan dan obat-obatan.

Teknologi Life Science Honeywell dicakup oleh beberapa lini bisnis di antaranya, Honeywell Process Solutions: Manufacturing Process Automation, Enterprise Data Management, Cyber Security Solutions, QMS/MES/GMP compliant data integration, visualization and predictive analysis.

Baca juga: Ukraina Kerahkan Pasukan Dekat Perbatasan Belarusia

Lalu, Safety and Productivity Solutions: Movilizer Track & Trace, RFID Labels, Warehouse Management, Mobility Solutions, CMMS Solution. Advanced Materials: Research Reagents and Chemicals, Aclar® Film, Connected Blister, Digital Authentication, Connected Packaging, Spectra Medical Grade Fiber.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
IPOT Edukasi Transformasi...
IPOT Edukasi Transformasi AI dan Literasi Finansial ke Generasi Muda eSports
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
BRImo Raih Penghargaan...
BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Jaga Pertumbuhan Bisnis...
Jaga Pertumbuhan Bisnis dan Transformasi, BRI Life Unjuk Gigi di Digital Forum 2026
Transformasi Layanan...
Transformasi Layanan Farmasi Jadi Fokus PIT dan Mukernas HISFARSI 2026 di Pekanbaru
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
CASH Bidik Penguatan...
CASH Bidik Penguatan Ekosistem Merchant melalui Kolaborasi dan Inovasi
Rekomendasi
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
2 Kuda Hitam Curi Panggung,...
2 Kuda Hitam Curi Panggung, Piala Dunia 2026 Hadirkan Era Baru?
Berita Terkini
RGI dan NNA Jalin Kemitraan,...
RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
Permudah Layanan Digital,...
Permudah Layanan Digital, BPJS Kesehatan Luncurkan REHAB 3.0 dan PASTI JKN
Nasib IHSG Siang Ini,...
Nasib IHSG Siang Ini, Babak Belur Tergelincir 2,42% ke 5.679
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved