Percepat Pemulihan Pandemi dan Krisis Global, ACMF Tuangkan Komitmen dalam Sejumlah Kesepakatan

Senin, 31 Oktober 2022 - 18:47 WIB
loading...
Percepat Pemulihan Pandemi...
Pertemuan yang diprakarsai oleh Securities and Exchange Regulator of Cambodia (SERC) berhasil menelurkan sejumlah kesepakatan yang ditandatangani para anggota.
A A A
JAKARTA - Forum Pasar Modal ASEAN atau ASEAN Capital Market Forum (ACMF) baru-baru ini menggelar Pertemuan Ketua ACMF ke-37 di di Hotel Sofitel Phnom Penh Phokeethra, Phnom Penh, Kamboja. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi turut serta hadir pada pertemuan dimaksud.

Pertemuan yang diprakarsai oleh Securities and Exchange Regulator of Cambodia (SERC) berhasil menelurkan sejumlah kesepakatan yang ditandatangani para anggota. ACMF telah sepakat untuk secara bersama-sama mempromosikan pembangunan berkelanjutan, inklusifitas, dan ketahanan demi pemulihan atas dampak krisis ekonomi global dan pandemi Covid-19.

ACMF merupakan forum tingkat tinggi dari regulator pasar modal yang beranggotakan 10 negara yurisdiksi ASEAN, yaitu Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos PDR, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam. ACMF saat ini diketuai oleh Securities and Exchange Regulator of Cambodia.

Berbagai kesepakatan yang telah dicapai merupakan bentuk komitmen ACMF dalam mengatasi tantangan terkait pembangunan berkelanjutan, inklusifitas, dan ketahanan untuk kepentingan negara-negara anggota. Adapun beberapa kesepakatan yang telah dicapai tersebut antara lain pengesahan ASEAN Sustainability-Linked Bond Standards dan ASEAN Sustainable and Responsible Fund Standards.

Pengesahan dilakukan guna mendukung ASEAN dalam mempersempit kesenjangan menuju Agenda 2030 untuk mengatasi perubahan iklim. Secara umum, pengesahan kedua standar ini menunjukkan adanya komitmen untuk memenuhi sasaran strategis dari Rencana Aksi ACMF 2021-2025.

Selain berhasil mencapai sejumlah kesepakatan, forum tersebut juga mencatat bahwa telah terjadi kemajuan dalam pengembangan Taksonomi ASEAN untuk Keuangan Berkelanjutan oleh ASEAN Taxonomy Board (ATB), dimana ACMF sendiri adalah salah satu dari empat komponen badan sektoral. Setelah konsultasi pemangku kepentingan yang melibatkan sektor publik dan swasta serta pembuat standar internasional, masukan yang diterima akan digunakan oleh ATB dalam mengembangkan Taksonomi ASEAN versi berikutnya.

Disamping itu, ACMF juga telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa dalam mempromosikan keuangan berkelanjutan. Seperti pada 21 Oktober 2022 lalu, emisi sebesar US$29,82 miliar telah diterbitkan di bawah ASEAN Green, Social and Sustainability Bond Standards, yang telah diperkenalkan pada tahun 2017 dan 2018.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Delapan Poin Penting...
Ini Delapan Poin Penting ASEAN Capital Market Forum (ACMF) 2023
Friderica Widyasari...
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi PJ Ketua OJK
OJK Resmi Cabut Izin...
OJK Resmi Cabut Izin Usaha Jiwasraya
KPK Geledah Kantor OJK...
KPK Geledah Kantor OJK Terkait Dugaan Korupsi Dana CSR, Sita Sejumlah Dokumen
Rekomendasi
Pianis Dunia Rueibin...
Pianis Dunia Rueibin Chen Akan Tampil di Jakarta, Bawakan Mahakarya Brahms
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved