Subsidi Kedelai Diusulkan Jadi Rp3.000 per Kg, Ini Kata Mendag Zulhas

Senin, 07 November 2022 - 14:35 WIB
loading...
Subsidi Kedelai Diusulkan...
Subsidi kedelai untuk perajin tahu dan tempe diusulkan ditambah. Foto/EkoPurwanto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan ( Mendag Zulhas ) mengatakan pemerintah akan mengkaji penambahan subsidi kedelai kepada perajin tahu dan tempe dari yang semula Rp1.000 per kilogram (kg) menjadi Rp3.000 per kg. Kenaikan subsidi itu merupakan usulan dari Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo).

Baca juga: Tekan Harga, Pemerintah Akan Subsidi Kedelai Impor

"Memang ada usulan dari mereka untuk memberikan subsidinya dari Rp1.000 (per kg) ke Rp3.000 (per kg) tapi sabar dulu. Tapi tetap kita sampaikan subsidi Rp1.000 itu," ujar Mendag Zulhas saat kunjungan kerja ke Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Senin (7/11/2022).

Mendag Zulhas menjelaskan subsidi ini diberikan mengingat harga kedelai internasional yang naik, serta adanya kenaikan biaya distribusi sebagai dampak kenaikan harga kedelai dunia dari USD 3,6/bushel menjadi US$ 5,8/bushel (1 bushel setara dengan 27,2 kilogram).

Di kesempatan yang sama, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi mengatakan, rata-rata kedelai yang disalurkan kepada Gakoptindo saat ini sebanyak 20 ribu ton sebulan. Sementara stok yang tersedia kini hanya 2,5 hingga 3 juta ton sehingga kemungkinan hanya akan cukup sampai dengan pertengahan November 2022.

Kendati demikian, Arief optimistis stok kedelai tercukupi dengan realisasi impor sebanyak 700 ribu ton kemudian ditambah dengan stok Bulog tahun sebelumnya. Diharapkan kebutuhan perajin tahu tempe masih aman hingga akhir tahun ini.

Baca juga: 230 Korban Robot Trading Net89 Datangi LPSK, Ajukan Permohonan Ganti Rugi

"Yang sudah disiapkan sebanyak 200 ribu ton. Artinya stok kedelai akan tercukupi dan para perajin tahu tempe akan tetap mendapatkan subsidi sampai akhir tahun, yakni 31 desember 2022," tandasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga JBB Apresiasi Polda Banten Tindak Penyelewengan LPG Bersubsidi
Harga BBM Subsidi Tak...
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Bahlil: Insyaallah Selama-lamanya
Airlangga Umumkan Kenaikan...
Airlangga Umumkan Kenaikan Harga Tiket Pesawat Domestik 9-13%
Menkes Ungkap Bahaya...
Menkes Ungkap Bahaya Tersembunyi Kecap Manis, Kandungan Natriumnya Ternyata Tinggi
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Harga Kedelai Naik Imbas...
Harga Kedelai Naik Imbas Konflik Timur Tengah
Rekomendasi
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Berita Terkini
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved