Hadiri World Travel Market di London, Sandiaga Uno: Sektor Pariwisata Menopang Ekonomi Nasional

Selasa, 08 November 2022 - 10:26 WIB
loading...
Hadiri World Travel...
Kehadiran Indonesia di WTM 2022 akan menjadi pendorong meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara. Foto/Ist
A A A
LONDON - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menghadiri bursa pariwisata terbesar di dunia, World Travel Market (WTM) 2022 di London, Senin (7/11/2022).

Baca juga: Bertemu Menteri Pariwisata Arab Saudi, Sandiaga Uno Bahas Jamaah Umrah hingga Investasi Kereta Gantung di Puncak

Di kesempatan itu, Kemenparekraf memfasilitasi 36 pelaku industri parekraf yang mempromosikan pariwisata #DiIndonesiaAja khususnya di 5 Destinasi Super Prioritas yang mengedepankan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Sandiaga optimistis kebangkitan ekonomi terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan mengalami tren positif untuk Indonesia.

"Kami bersyukur bahwa ketertarikan tentang Indonesia dan pariwisata dan ekonomi kreatif yang ditampilkan oleh Indonesia di World Travel Market London untuk pertama kalinya setelah pandemi memberikan satu penekanan kepada kebangkitan kita yang berkualitas dan berkelanjutan. Tecermin dari tingginya minat, baik dari business to business maupun potensi kolaborasi dengan tagline yang kami usung it's time for Indonesia, it's time for Bali dan it's time for 5 destinasi super prioritas," ujar Sandiaga di ExCeL London, Inggris, Senin (7/11/2022).

Sandiaga memaparkan, kehadiran Indonesia di WTM 2022 akan menjadi pendorong meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara. Sehingga target 1,8-3,6 juta wisatawan mancanegara pada tahun ini bisa tercapai. Target itu diyakini juga akan dibarengi dengan pariwisata berkualitas.

"Bukan hanya fokus kepada jumlah kunjungan tapi juga lama tinggal dari wisatawan serta juga kualitas belanja yang menopang ekonomi nasional dan terbukanya target 1,1 juta lapangan kerja tahun ini dan 4,4 juta lapangan kerja baru pada 2024," ucap Sandiaga.

Sandiaga berujar WTM merupakan pembuka jalan dan tentunya Indonesia mendapatkan perhatian, karena memiliki keunggulan terutama dari ranking kepariwisataan dunia. Peringkat pariwisata Indonesia naik pesat pada 2022. Hanya dalam waktu 18 bulan, peringkat wisata Indonesia melesat ke urutan 32, dari sebelumnya di urutan 44.

Dengan naik 12 peringkat, untuk pertama kalinya Indonesia yang merupakan dari 117 negara dalam Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) 2021, berada di atas Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

"Dan kita harus memastikan terkawalnya momentum agar kebangkitan kita di tahun depan juga akan berdampak kepada ekonomi Indonesia secara keseleruhan. Seperti kita ketahui bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal ketiga di atas prediksi analis, yang memprediksi di bawah 5,5%. Kita berhasil tumbuh di atas 5,7%. Menunjukkan bahwa kekuatan pasar Indonesia terutama konsumsi kelas menengah dan menengah ke atas yang menopang pertumbuhan terutama beberapa belanja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," terang Sandiaga.

Di gelaran WTM, Sandiaga melihat antusiasme dari investor-investor luar negeri untuk berinvestasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang selama dua tahun terakhir lebih terdominasi investor dalam negeri.

Baca juga: 8 Universitas Terbaik Indonesia dengan Lulusan Paling Cepat Dapat Kerja Versi QS WUR 2022

"Kami berharap dengan kunjungan ke London ini akan meningkatkan jumlah investasi dan kualitas investasi baik investasi asing maupun dalam negeri di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kami sangat optimistis menghadapi peluang walaupun dunia terancam resesi global, tapi Indonesia menunjukkan suatu kinerja yang optimal yang tentunya patutnya kita syukuri," imbuh Sandiaga.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
Mengulik Kerentanan...
Mengulik Kerentanan Ekonomi Nasional di Balik Angka Pertumbuhan 5,61 Persen
Menpar Widiyanti Pamer...
Menpar Widiyanti Pamer Sumbangan Sektor Pariwisata ke Pertumbuhan Ekonomi, Sebesar Apa?
Jelang Berangkat Haji,...
Jelang Berangkat Haji, Purbaya Siapkan Doa Khusus untuk Ekonomi Nasional
Jadi Waketum DPP Pengusaha...
Jadi Waketum DPP Pengusaha Bela Bangsa, Don Papank Siap Sukseskan Program Presiden
Respons Penilaian Moodys,...
Respons Penilaian Moody's, Anak Buah Airlangga Beberkan Kuatnya Fundamental Ekonomi RI
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Rekomendasi
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan YTR , Taufik Hidayat Peragakan Pukul Pakai Golok dan Sundut Korban
Sidang Ijazah Jokowi,...
Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didakwa Pasal Berlapis Pencemaran Nama Baik dan UU ITE
Menekraf Ajak Generasi...
Menekraf Ajak Generasi Muda Berperan Aktif dalam Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia
Berita Terkini
Seluruh Laporan Keuangan...
Seluruh Laporan Keuangan BUMN Tahun 2025 Sudah Masuk Danantara, Intip Bocorannya
Waste-to-Energy Dinilai...
Waste-to-Energy Dinilai Efektif Atasi Sampah Nasional, Asal Masyarakat Dilibatkan
Purbaya Sangkal Merah...
Purbaya Sangkal Merah Putih Bond Jadi Celah Pencucian Uang, Singgung Peran Singapura
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
ICDX dan Bursa Komoditas...
ICDX dan Bursa Komoditas Belarus Jalin Kerja Sama Perdagangan Internasional
EMAS Tembus Bursa Hong...
EMAS Tembus Bursa Hong Kong, Analis: Jadi Booster Citra Investasi Indonesia
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved