Ini Strategi Pengelolaan Air Berkelanjutan Ala LPKR
Kamis, 10 November 2022 - 22:29 WIB
loading...
A
A
A
Selain operasionalreal estat, di properti lain seperti mal, rumah sakit, dan hotel, LPKR juga mencari cara untukmeningkatkan daur ulang air di lokasi masing-masing. Pada tahun 2021, terdapat peningkatanhingga tiga kali lipat atas volume air daur ulang yang digunakan di mal dibandingkan tahun 2020.
Sementara itu, di Kemang Village, Jakarta Selatan, sirkulasi air dapat dicapai melalui daur ulangdan pengelolaan air yang bertanggung jawab. Di bawah Kemang Village terdapat kolam retensidengan kapasitas 100.000 meter persegi dan berfungsi untuk mengumpulkan air hujan dan air limpasan dariarea sekitar Kemang.
(Baca juga:Begini Cara Arab Saudi Membuat Air Bersih)
Kolam retensi ini memiliki peran penting untuk mencegah banjir, dan jugaberfungsi sebagai sumber air dalam pengembangan yang terintegrasi. Instalasi pengolahan air diKemang Village memproses dan memproduksi air minum, sementara instalasi pengolahan airlimbah mengelola air limpasan untuk memproduksi air yang tidak dapat diminum untuk digunakankembali.
Saat ini, 99% kebutuhan air di Kemang Village didapatkan dari sumber air alternatif, yang mana63% berasal dari pengumpulan air hujan dan air limpasan dari kolam retensi dan 36% dari hasilpengolahan air limbah. Hanya 1% pasokan air berasal dari sumber air kota.
Sementara itu, di Kemang Village, Jakarta Selatan, sirkulasi air dapat dicapai melalui daur ulangdan pengelolaan air yang bertanggung jawab. Di bawah Kemang Village terdapat kolam retensidengan kapasitas 100.000 meter persegi dan berfungsi untuk mengumpulkan air hujan dan air limpasan dariarea sekitar Kemang.
(Baca juga:Begini Cara Arab Saudi Membuat Air Bersih)
Kolam retensi ini memiliki peran penting untuk mencegah banjir, dan jugaberfungsi sebagai sumber air dalam pengembangan yang terintegrasi. Instalasi pengolahan air diKemang Village memproses dan memproduksi air minum, sementara instalasi pengolahan airlimbah mengelola air limpasan untuk memproduksi air yang tidak dapat diminum untuk digunakankembali.
Saat ini, 99% kebutuhan air di Kemang Village didapatkan dari sumber air alternatif, yang mana63% berasal dari pengumpulan air hujan dan air limpasan dari kolam retensi dan 36% dari hasilpengolahan air limbah. Hanya 1% pasokan air berasal dari sumber air kota.
Lihat Juga :