Gaet Investor ke Energi Hijau, Jokowi Sodorkan Lahan Ribuan Hektare di Kaltara

Senin, 14 November 2022 - 18:27 WIB
loading...
Gaet Investor ke Energi...
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidatonya dalam penutupan B20 Summit Indonesia 2022 di BNDCC, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Senin (14/11/2022). REUTERS/Willy Kurniawan
A A A
NUSA DUA - Ribuan hektare lahan disiapkan bagi para investor yang berniat menanamkan modalnya dalam sektor energi hijau di Indonesia. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyiapkan lahan tersebut di Kalimantan Utara (Kaltara) untuk dapat dibangun Green Industrial Park.

"Kami telah menyiapkan di Kalimantan Utara, 30 ribu hektare lahan untuk green industrial park yang nantinya saya yakin akan berbondong-bondong investor datang untuk membangun produk-produk hijau dari Indonesia," kata Jokowi dalam sambutannya di B20 Summit Indonesia 2022, Bali, Senin (14/11/2022).

Baca Juga: Sedot Investasi Hijau, Presiden Jokowi Tegaskan Bakal Geser Energi Fosil

Jokowi juga mengungkapkan, bahwa di dekat kawasan Green Industrial Park itu, terdapat sebuah sungai yang bisa memproduksi energi hijau hingga 13 ribu Megawatt. "Karena didekat kawasan itu ada sungai Kayan yang bisa memproduksi energi bersih, energi hijau sebesar 13 ribu Megawatt yaitu hidropower," ungkapnya.

Selain itu, Jokowi menyebut bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk energi hijau mencapai 434 ribu Megawatt.

"Berkaitan dengan ekonomi hijau, sudah sering saya sampaikan bahwa potensi energi baru terbarukan renewbel energi di Indonesia itu sangat besar. Ada potensi 434 ribu Megawatt baik dari hidropower, baik dari geothermal, baik dari solar panel baik dari angin, baik dari tidel wave semuanya ada," jelasnya.

Baca Juga: Ikuti Arahan Jokowi, Ini Proyek Energi Bersih Garapan Pertamina

Dengan besarnya energi hijau yang bisa dihasilkan, Jokowi mengajak pimpinan negara dan para investor untuk dapat menjalin kerja sama. "Inilah kesempatan para investor untuk menjalin kerjasama dengan Indonesia membawa investasi, membawa teknologi. Karena ini memerlukan uang yang tidak sedikit untuk bersama-sama ekonomi hijau di Indonesia," kata Jokowi.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Percepat Transisi Energi,...
Percepat Transisi Energi, Asiana Technologies Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
ANDALAS Forum VI Digelar...
ANDALAS Forum VI Digelar di Palembang, Sinergi Energi Jadi Sorotan
Rekomendasi
Lukashenko Jadi Presiden...
Lukashenko Jadi Presiden Negara Sahabat Pertama yang Nginap di Istana Negara
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Prabowo Pangkas 1.000...
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Menjadi 250, Bagaimana Nasib Karyawan?
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved