Buwas Buka-bukaan Soal Impor Beras dan Serapan Bulog

Kamis, 24 November 2022 - 07:53 WIB
loading...
Buwas Buka-bukaan Soal...
Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso atau yang akrab disapa Buwas membuka secara gamblang alasan kenapa perlunya impor beras. Foto/Tangkapan layar Advenia/MPI
A A A
JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog , Budi Waseso atau yang akrab disapa Buwas membuka secara gamblang alasan kenapa perlunya impor beras . Sebelumnya Buwas menuturkan bahwa jumlah stok yang dikuasai Bulog saat ini sebanyak 625 ribu ton beras di dalam negeri.

Lalu, ada 500 ribu ton beras komersial yang berada di luar negeri. Langkah ini diambil guna memenuhi target 1,2 juta ton beras hingga akhir tahun 2022.

Baca Juga: Sudah Dapat Izin, Bulog Akan Impor Beras untuk Jaga Stok

Buwas menjabarkan, total realisasi penyerapan cadangan beras pemerintah (CBP) hingga 22 November 2022 adalah 912 ribu ton. Dengan total penyerapan tertinggi di bulan Maret dan Juni 2022 sekitar 50-60%.

"Ini saat harga masih sesuai ketentuan Permendag, kita menyerap CBP dengan harga Rp8.300/kg untuk beras medium," kata Buwas saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IV DPR RI, Rabu (23/11).

"Namun, sejak mulai pertengahan Juli ada peningkatan harga, saat itu kita tidak bisa lagi menyerap Rp8.300 per kg maka melalui Rakortas (Rapat Koordinasi Terbatas) saat itu ada fleksibilitas harga. Jadi sampai bulan Desember diperkenankan untuk membeli beras dengan harga Rp8.800 per kg untuk CBP.," sambungnya.

Baca Juga: Harga Beras Terus Merangkak Naik, Kepala Bapanas Ajak Kementan dan Bulog Duduk Bareng

Dalam proses perjalanannya, Buwas menuturkan, dari target yang ditentukan, Bulog hanya bisa menyerap sebanyak 44 ribu ton. Di mana angka ini sangat jauh dari yang diprediksi yakni sebesar 500 ribu ton.

Akibatnya, ucap dia, pemerintah mencabut kebijakan fleksibilitas harga beras menjadi mengikuti harga pasar.

"Kami kemudian membeli beras dengan harga komersial, Rp8.900-10.200 per kg. Tapi, itu pun penyerapannya nggak sampai 100 ribu ton. Karena memang sudah enggak ada panen. Di Sulawesi Selatan, NTB, Jawa Barat, eggak ada, Lampung gagal panen," terang Buwas.

"Sebelumnya kami sudah kontrak di sana (Sulsel) 300 ribu ton, Lampung, Jatim, Jabar itu kontraknya 250 ribu ton dengan harga komersial. Namun pada proses perjalanannya kita hanya bisa menyerap kurang dari 50 ribu ton," ungkapnya.

Meski demikian, kata Buwas, pihaknya masih meminta bantuan kepada Kepala Daerah dan pengusaha beras besar untuk dibeli dengan harga komersil.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Cadangan Beras Hampir...
Cadangan Beras Hampir Tembus 5 Juta Ton, Bukti Nyata Perkuat Ketahanan Pangan
Mentan Pamer Stok Beras...
Mentan Pamer Stok Beras RI 4,6 Juta Ton di Depan DPR: Ini Tertinggi Sepanjang Sejarah
Surplus Beras 13%, Indonesia...
Surplus Beras 13%, Indonesia Buka Keran Ekspor ke Arab Saudi dan Papua Nugini
Bantuan Pangan Mulai...
Bantuan Pangan Mulai Disalurkan ke 33 Juta Penerima! Beras 10 Kg, Minyak Goreng 2 Liter
Stok Beras dan Minyak...
Stok Beras dan Minyak Goreng Dijamin Aman Sampai Akhir Tahun 2026
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
Produksi Beras Naik...
Produksi Beras Naik Sebentar
Sejarah Baru! Cadangan...
Sejarah Baru! Cadangan Beras Indonesia Tembus 5 Juta Ton
Rekomendasi
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved