Kesepakatan APEC Dorong Industri Perumahan Kian Hijau
Kamis, 24 November 2022 - 12:30 WIB
loading...
CEO Lippo Karawaci John Riady. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kesepakatan The Bangkok Goals for the Bio – Circular Green Economy dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2022 di Bangkok merupakan pendorong bagi industri perumahan di Tanah Air semakin hijau. The Bangkok Goals for the Bio – Circular Green Economy yang disepakati dalam pertemuan Forum Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Bangkok, akhir pekan lalu merupakan suatu pendekatan bersama mengenai pemulihan ekonomi pasca pandemi yang inklusif dan berimbang, guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tangguh serta menjaga lingkungan hidup.
"Kesepakatan The Bangkok Goals for the Bio - Circular Green Economy mendorong pengembang di Tanah Air tak sekadar berpacu menyediakan hunian, namun turut serta memudahkan penghuni dalam menjalankan aktivitasnya secara efektif, efisien dan hemat energi," kata CEO PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) John Riady melalui pernyataannya, Kamis (24/11/2022).
Menurut dia pentingnya keberlanjutan atau sustainability dalam menjalankan bisnis memang sudah harus diperhatikan oleh para pelaku bisnis yang memerhatikan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang menjadi blueprint untuk mencapai masa depan lebih baik dan berkelanjutan pada tahun 2030.
Baca Juga: Ekonomi Digital Optimistis Terus Tumbuh di Tengah Gempuran PHK
Menurut John, pentingnya keberlanjutan atau sustainability dalam menjalankan bisnis memang sudah harus diperhatikan oleh para pelaku bisnis yang memerhatikan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang menjadi blueprint untuk mencapai masa depan lebih baik dan berkelanjutan pada tahun 2030.
"Dalam hal ini pengembang memiliki tanggungjawab yang tidak kecil mengingat studi yang telah banyak dilakukan menunjukkan industri properti ternyata tanpa disadari menjadi salah satu penyumbang emisi karbon terbesar," tuturnya.
"Kesepakatan The Bangkok Goals for the Bio - Circular Green Economy mendorong pengembang di Tanah Air tak sekadar berpacu menyediakan hunian, namun turut serta memudahkan penghuni dalam menjalankan aktivitasnya secara efektif, efisien dan hemat energi," kata CEO PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) John Riady melalui pernyataannya, Kamis (24/11/2022).
Menurut dia pentingnya keberlanjutan atau sustainability dalam menjalankan bisnis memang sudah harus diperhatikan oleh para pelaku bisnis yang memerhatikan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang menjadi blueprint untuk mencapai masa depan lebih baik dan berkelanjutan pada tahun 2030.
Baca Juga: Ekonomi Digital Optimistis Terus Tumbuh di Tengah Gempuran PHK
Menurut John, pentingnya keberlanjutan atau sustainability dalam menjalankan bisnis memang sudah harus diperhatikan oleh para pelaku bisnis yang memerhatikan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang menjadi blueprint untuk mencapai masa depan lebih baik dan berkelanjutan pada tahun 2030.
"Dalam hal ini pengembang memiliki tanggungjawab yang tidak kecil mengingat studi yang telah banyak dilakukan menunjukkan industri properti ternyata tanpa disadari menjadi salah satu penyumbang emisi karbon terbesar," tuturnya.
Lihat Juga :