KTNA Nilai Food Estate di Kalteng Dongkrak Pendapatan Petani

Kamis, 24 November 2022 - 22:44 WIB
loading...
KTNA Nilai Food Estate...
Ketua Umum KTNA Mohamad Yadi Sofyan Noor (kiri) saat berkunjung ke food estate di Kalteng. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan ( KTNA ) Mohamad Yadi Sofyan Noor mengatakan program food estate di Kabupaten Pulang Pisau (Pupis) dan Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), sangat layak di tengah maraknya alih fungsi lahan di Pulau Jawa. KTNA terlibat dalam proses budidaya tanaman pangan di dua kawasan food estate di Kalteng tersebut.

Baca juga: Kementan Akan Bereskan Alat Berat yang Mangkrak di Food Estate

“Saat meninjau ke lapangan, saya menyaksikan sendiri bahwa perkembangan food estate di Pulang Pisau dan Kapuas bagus sekali. Para petani di sana senang karena ada peningkatan produksi. Jaringan irigasi memadai dan akses jalan ke kawasan juga bagus,” ungkap Yadi dalam keterangannya, Kamis (24/11/2022).

Dari sisi produksi, tokoh pertanian asal Kaltim ini melihat sudah dilakukan kegiatan intensifikasi di lahan seluas 30.000 hektare dan telah berhasil meningkatkan produksi sebanyak 49,8% dari tahun 2019. Artinya, dari 2019 hingga 2020 ada peningkatan produksi.

Pada tahun 2021, intensifikasi pada lahan seluas 14.135 hektare berhasil meningkatkan produksi padi sampai 11,7%. Jadi secara agregat, tata produksi padi pada tahun 2020 dari tahun 2021 terjadi peningkatan 120.460 ton gabah kering giling (GKG) menjadi 163.728 ton GKG.

“Kalau peningkatan produksi GKG itu dikonversi dalam bentuk uang maka ada peningkatan sebesar Rp818 miliar. Ini data berbicara yang memang kita ambil dari sana. Bukan data yang dibikin-bikin atau mengada-ada,” tegasnya.

Dari data yang dikumpulkan KTNA, kawasan food estate Kalteng yang sudah didukung jaringan irigasi mencapai 164.598 hektare. Jaringan irigasi fungsional seluas 85.456 hektare, dan nonfungsional seluas 79.142 hektare yang digarap dalam kurun waktu 2021-2022.

Rehabilitasi irigasi untuk yang fungsional kurang lebih seluas 57.141 hektare. Sedangkan untuk lahan dengan kondisi irigasi agak bagus ada sekitar 28.315 hektare.

“Kita lihat kemarin di lapangan, lebih banyak kegiatan intensifikasinya. Sedangkan yang non-fungsional banyak dilakukan perbaikan irigasi, jalan usaha tani, dan lain-lain," tandasnya.

Baca juga: Hasil Uruguay vs Korea Selatan: Saling Berbagi Poin

Berdasarkan peninjauan ke lapangan dan bertanya langsung kepada para petani di sana, KTNA menyimpulkan bahwa pengembangan food estate di Kalteng telah mampu meningkatkan efisiensi usaha tani serta mendorong intensifikasi dari perluasan usaha tani pangan, sehingga berdampak positif untuk peningkatan kapasitas produksi pangan dan pendapatan petani.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, Syngenta Bekali Petani Hortikultura dengan Buku Pintar
Regenerasi Petani, Kementan...
Regenerasi Petani, Kementan Ajak Anak Muda Masuk Pendidikan Vokasi Pertanian
Petani Minta Kaji Ulang...
Petani Minta Kaji Ulang Rencana Daerah Tarik Pajak Pohon Sawit
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Rekomendasi
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
Argentina Bawa 500 Kg...
Argentina Bawa 500 Kg Daging Sapi Premium, Tradisi Barbeku Jadi Senjata Messi Cs di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved