Pemerintah Didesak untuk Segera Impor Beras

Selasa, 29 November 2022 - 20:39 WIB
loading...
Pemerintah Didesak untuk...
Impor beras harus segara dilakukan untuk menjaga harganya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Penambahan pasokan beras oleh Bulog sebanyak 500 ribu ton dianggap tergolong sedikit untuk memenuhi kebutuhan penduduk Indonesia yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Selain itu, penambahan stok melalui impor itu juga perlu dilakukan dalam waktu dekat.

Baca juga: Desak Pemerintah Segera Impor Beras, Pedagang Pasar Induk: Kalau Tidak Mengimpor, Wassalam

"Menurut saya jumlah 500 ribu ton beras itu bukan sesuatu yang terlalu besar. Untuk penduduk sebanyak Indonesia, jumlah itu lebih untuk stabilisasi temporer. Jadi ke depan, dalam waktu pendek, tingkatkan saja stok Bulog melalui impor," ujar Alamsyah, pengamat kebihakan publik, saat berdialog di acara PATAKA yang mengusung tema Polemik Menimbang Impor Beras di Tengah Klaim Surplus, Selasa (29/11/2022).

Lanjut dia mengatakan, meningkatkan stok Bulog melalui impor ini bukan tanpa alasan. Tapi untuk memitigasi eskalasi harga akibat kelangkaan pengadaan dalam negeri.

"Walaupun stok cukup tapi sirkulasi barang itu menghendaki proses impor yang cukup cepat. Agar eskalasi dalam tiga bulan ke depan itu tidak melonjak harganya," tambah Alamsyah.

Ia pun mewanti-wanti, jika pasokan pasokan di dalam negeri tidak segera ditangani maka akan menjadi masalah baru di tahun-tahun berikutnya. Apalagi, ancaman krisis pangan global tetap menghantui.

"Kita tetap harus waspada apabila perubahan global terus berlanjut di 2023 dan 2024," tukasnya.

Senada, Pedagang beras Pasar Induk Cipinang juga mendesak pemerintah untuk melakukan impor beras. Sebab, pasokan di pedagang kian menipis sehingga tidak cukup memenuhi permintaan warga DKI Jakarta.

"Menurut kami para pelaku pasar, pemerintah harus segera mengimpor sebab kalau seandainya pemerintah tidak mengimpor, wassalam. Nanti sama -sama kita buktikan bulan Desember sampai Februari yang akan datang," ujar Ketua Koperasi Pasar Induk Beras Cipinang (KKPIBC) Zulkifli Rasyid.

Ia menilai, langkah impor beras tidak ada salahnya apabila stok di dalam negeri tidak mampu mencukupi permintaan. Sebab, jika tidak demikian, bisa-bisa pedagang bisa gulung tikar karena tidak ada barang yang dijual.

Baca juga: Update Ranking BWF: Vito dan Chico Naik, Anthony Ginting Merosot

"Kita boleh-boleh aja impor di saat kita perlu. Sementara kita tidak boleh impor di saat panen dan beras berlebih," terang pria yang akrab disapa Zul itu.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Cadangan Beras RI Sentuh...
Cadangan Beras RI Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Capai 5,37 Juta Ton
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Dorong Ketahanan Pangan,...
Dorong Ketahanan Pangan, Asuransi Jasindo Gelar Program Pengembangan Beras Sehat di Karawang
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
Tepis Feri Amsari, HKTI...
Tepis Feri Amsari, HKTI Sebut Kondisi Riil Stok Beras Melimpah
Prabowo Sidak ke Gudang...
Prabowo Sidak ke Gudang Bulog Magelang, Pastikan Stok Aman dan Distribusi Tepat Sasaran
Rekomendasi
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Berita Terkini
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved