Inovasi Jadi Andalan Holding BUMN Perkebunan untuk Transformasi Bisnis
Kamis, 01 Desember 2022 - 17:50 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Muhammad Abdul Ghani mengatakan, Planters Innovation Summit merupakan salah satu upaya untuk mendorong budaya inovasi di lingkungan PTPN Group. Menurutnya, antuasisme para inovator dalam mengikuti ajang tersebut menambah optimisme perusahaan menatap tantangan di masa depan.
"Ada ratusan proposal yang masuk, itu artinya ada ratusan pula ide baru yang muncul untuk menaikkan kinerja. Itu artinya, kalian para planters muda inovatif, sudah siap menjadi generasi penerus yang melanjutkan impian kita semua,” kata Abdul Ghani dalam keterangannya, Kamis (1/12/2022).
Di tahun 2027 mendatang, lanjut Abdul Ghani, PTPN Group akan memiliki perkebunan kelapa sawit terbesar dan terluas di Indonesia, serta akan menggarap industri hilir yang mapan. Oleh karena itu, dia berpesan kepada para pemenang dan semua planters PTPN Group, untuk mempersiapkan diri menghadapi transformasi tersebut.
"Lima tahun ke depan, kita akan olah tiga juta CPO produksi sendiri menjadi olein dan produk hilir lainnya. Di gula, kita juga proyeksikan pada 2027 Indonesia sudah swasembada gula konsumsi yang sebagain besarnya diproduksi dari kebun dan pabrik kita,” tambahnya.
Abdul Ghani berharap, budaya menghadirkan inovasi tidak berhenti di perlombaan ini. "Inovasi yang dihasilkan, baik dari yang menang maupun yang belum menang, harus diaplikasikan ke semua unit kerja yang ada dalam upaya mendukung operational excellence," imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan Direktur SDM Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), yang juga sebagai Dewan Pengarah Pelaksana PIS 2022, Seger Budiarjo. Dia menilai, seluruh elemen di perusahaan harus dipacu untuk terus melakukan hal-hal baru guna meningkatkan kinerja SDM.
"Ada ratusan proposal yang masuk, itu artinya ada ratusan pula ide baru yang muncul untuk menaikkan kinerja. Itu artinya, kalian para planters muda inovatif, sudah siap menjadi generasi penerus yang melanjutkan impian kita semua,” kata Abdul Ghani dalam keterangannya, Kamis (1/12/2022).
Di tahun 2027 mendatang, lanjut Abdul Ghani, PTPN Group akan memiliki perkebunan kelapa sawit terbesar dan terluas di Indonesia, serta akan menggarap industri hilir yang mapan. Oleh karena itu, dia berpesan kepada para pemenang dan semua planters PTPN Group, untuk mempersiapkan diri menghadapi transformasi tersebut.
"Lima tahun ke depan, kita akan olah tiga juta CPO produksi sendiri menjadi olein dan produk hilir lainnya. Di gula, kita juga proyeksikan pada 2027 Indonesia sudah swasembada gula konsumsi yang sebagain besarnya diproduksi dari kebun dan pabrik kita,” tambahnya.
Abdul Ghani berharap, budaya menghadirkan inovasi tidak berhenti di perlombaan ini. "Inovasi yang dihasilkan, baik dari yang menang maupun yang belum menang, harus diaplikasikan ke semua unit kerja yang ada dalam upaya mendukung operational excellence," imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan Direktur SDM Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), yang juga sebagai Dewan Pengarah Pelaksana PIS 2022, Seger Budiarjo. Dia menilai, seluruh elemen di perusahaan harus dipacu untuk terus melakukan hal-hal baru guna meningkatkan kinerja SDM.
Lihat Juga :