alexametrics

IHSG Berpotensi Terkoreksi di Akhir Pekan, 5 Saham Ini Bisa Jadi Pilihan

loading...
IHSG Berpotensi Terkoreksi di Akhir Pekan, 5 Saham Ini Bisa Jadi Pilihan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan hari ini diprediksi melanjutkan pelemahan atau terkoreksi. Foto/SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan hari ini diprediksi melanjutkan pelemahan atau terkoreksi. Sebelumnya pada perdagangan Kamis (9/7) kemarin, IHSG tergelincir ke zona merah usai turun tipis 23,38 poin atau 0,46% ke 5.052.

(Baca Juga: OJK Pastikan Risiko Industri Jasa Keuangan Terkendali)

Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola golden cross di area positif. Meskipun demikian, Stochastic telah membentuk pola dead cross di area overbought.

"Di sisi lain, terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar lanjutan pada pergerakan IHSG," ujar Nafan Aji di Jakarta, Jumat (10/7/2020).



(Baca Juga: IHSG Tergelincir di Akhir Sesi, Bursa China Memimpin Kilau Asia)

Sementara itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan kondisi industri jasa keuangan nasional untuk semester I 2020 mampu menjaga profil risikonya di level terkendali meskipun dihantam pandemi Covid-19. Namun hingga akhir Juni 2020 sektor perbankan mencatat rasio kredit bermasalah atau NPL Gross di level 3,01%.



Sedangkan pembiayaan bermasalah atau NPF bagi perusahaan pembiayaan berada di level 3,99% yang ebelumnya bulan April lalu NPL juga rendah yakni 2,89% bruto dan 1,13% neto.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. DMAS

Terlihat pola bearish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level 181 – 189, dengan target harga di level 172. Resistance: 194.

2.INKP

Terlihat pola shooting doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. “Sell on Strength” pada area level 7825 – 8075, dengan target harga di level 7050. Resistance: 8350.

3.LPKR

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada level 156 – 160, dengan target harga secara bertahap di 168, 190 dan 212. Support: 151.

4.MAIN

Jika pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20, maka peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level level 585 – 600, dengan target harga secara bertahap di level 615, 650, 735 dan 820. Support: 585 & 545.

5.MAPI

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 700 - 720, dengan target harga secara bertahap di level 740, 765, 820 dan 875. Support: 695, 680 & 655.
(akr)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top