Ini Dia Anak Usaha PLN yang Terancam Dibubarkan Erick Thohir

Jum'at, 09 Desember 2022 - 11:20 WIB
loading...
Ini Dia Anak Usaha PLN...
Anak usaha PLN yang terancam dibubarkan Erick Thohir. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah melakukan perombakan besar-besaran pada bisnis PLN dalam rangka menjalankan transformasi di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Tujuan utamanya agar PLN lebih efisien dan bergerak lebih lincah.

Salah satunya yang beberapa waktu lalu mencuat, yakni melakukan perombakan besar-besaran pada bisnis PLN terkait batu bara. Hal itu sebagai buntut kurangnya pasokan batu bara PLN, sehingga sempat membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang ekspor batu bara untuk sementara waktu.

Baca Juga: Siaga Nataru di Jateng dan Jogja, PLN Terjunkan 5.574 Personel

Pemerintah kemudian memutuskan, PLN mulai kini langsung membeli batu bara langsung ke perusahaan tambang. Tidak lagi melalui PLN Batu Bara dibentuk sebagai trader.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengeluarkan ancaman keras membubarkan PLN Batu Bara hingga afilisasi usaha. Berikut anak usaha PLN beserta afilisasi yang terancam dibubarkan Erick Thohir.

Salah satu yang terancam dibubarkan ialah PLN Batu Bara. Melansir lama resmi PLN, PT PLN Batubara merupakan anak usaha PT PLN (Persero) yang didirikan pada 11 Agustus 2008 dengan tujuan pendirian untuk mengamankan pasokan batubara untuk PLTU PLN (Persero) dan Anak Perusahaan (Securing Business Sustainability) dengan harga yang efisien (Optimizing Cost Efficiency).

PT PLN Batubara telah mempunyai 5 sumber tambang batu bara melalui Anak Perusahaan dan Perusahaan Afiliasi serta mengembangkan kerja sama untuk trading batu bara. Pada 2019, PT PLN Batubara memasok batu bara sebesar 24,02 juta metric ton (MT) dan mengantongi laba bersih hingga Rp460 miliar.

Perusahaan memasok kebutuhan batu bara untuk 49 PLTU. Pada 2020, PLN Batubara telah mengantongi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi Khusus (IUP OPK) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sehingga perusahaan dapat memasok batu bara untuk PLTU IPP dan industri non kelistrikan.

Baca Juga: 9 Jurusan Kuliah yang Sangat Dibutuhkan PT PLN dengan Tawaran Gaji Tinggi

PLN Batubara juga memiliki anak perusahaan dan perusahaan afiliasi. Mulai dari PT Jambi Prima Coal, PT Bangun Persada Jambi Energi, dan PT Mahakarya Abadi Prima yang bergerak di bidang usaha penambangan batu bara.

Kemudian PT PLN Batubara Niaga yang bergerak di bidang usaha pengangkutan dan penjualan batu bara untuk PLTU IPP dan industri, PT PLN Batubara Investasi untuk investasi bidang batu bara.

Selanjutnya, PT Banyan Koalindo Lestari yang bergerak di bidang penambangan batu bara, PT Musi Mitra Jaya yang bergerak di bidang penyediaan jasa jalan angkut batu bara, PT Sriwijaya Bara Logistic yang bergerak di bidang usaha penyediaan jasa pelabuhan dan muat batu bara, dan PT Prima Bara Indonesia yang menjalankan usaha penambangan batu bara.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Rekomendasi
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Sepak Bola Gelorakan...
Sepak Bola Gelorakan Kampanye Dont Stop The Celebration, Ajak Masyarakat Rayakan Kebersamaan
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
Berita Terkini
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Infografis
Perbedaan Amnesti dan...
Perbedaan Amnesti dan Abolisi, Ini Tokoh yang Pernah Mendapatkannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved