9 BPD Bahu-membahu Salurkan Kredit Rp1,5 Triliun kepada Perusahaan Kertas
Rabu, 14 Desember 2022 - 17:58 WIB
loading...
Bank DKI pimpin kredit sindikasi Rp1,5 triliun. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Sembilan bank pembangunan daerah ( BPD ) berkolaborasi dalam penyaluran kredit sindikasi senilai Rp1,5 triliun kepada PT Oki Pulp & Paper Mills. Dalam penyaluran kredit ini, Bank DKI dipercaya sebagai mandated lead arranger atau bank pemimpin sindikasi. Selain ditunjuk sebagai pemimpin, Bank DKI juga berperan sebagai agen fasilitas, agen jaminan, dan agen escrow bersama delapan BPD lainnya.
Baca juga: Eksekutif dan Legislatif Sepakati Raperda Penambahan Modal ke BPD Kalimantan Selatan Jadi Perda
Penandatanganan perjanjian kredit yang dilaksanakan di Jakarta hari ini (14/12/2022) dilakukan oleh Herry Djufraini (Direktur Komersial dan Kelembagaan Bank DKI) dan Arman Sutedja (Direktur PT Oki Pulp & Paper Mills), serta perwakilan dari BPD peserta sindikasi lainnya.
Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy, turut hadir menyaksikan penandatanganan. "Kolaborasi BPD SI ini diharapkan menjadi stimulus di tengah perbaikan ekonomi yang tengah berlangsungā ujar Fidri.
Herry Djufraini menjelaskan, dalam kredit sindikasi ini Bank DKI menyalurkan porsi Rp425 miliar, Bank Jatim Rp300 miliar, Bank Sumut dan Bank Papua masing-masing Rp200 miliar, Bank Sulselbar dan Bank Kalsel masing-masing Rp100 miliar, Bank Kalteng Rp75 miliar, serta Bank NTT dan Bank Lampung masing-masing Rp50 miliar.
Baca juga: Eksekutif dan Legislatif Sepakati Raperda Penambahan Modal ke BPD Kalimantan Selatan Jadi Perda
Penandatanganan perjanjian kredit yang dilaksanakan di Jakarta hari ini (14/12/2022) dilakukan oleh Herry Djufraini (Direktur Komersial dan Kelembagaan Bank DKI) dan Arman Sutedja (Direktur PT Oki Pulp & Paper Mills), serta perwakilan dari BPD peserta sindikasi lainnya.
Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy, turut hadir menyaksikan penandatanganan. "Kolaborasi BPD SI ini diharapkan menjadi stimulus di tengah perbaikan ekonomi yang tengah berlangsungā ujar Fidri.
Herry Djufraini menjelaskan, dalam kredit sindikasi ini Bank DKI menyalurkan porsi Rp425 miliar, Bank Jatim Rp300 miliar, Bank Sumut dan Bank Papua masing-masing Rp200 miliar, Bank Sulselbar dan Bank Kalsel masing-masing Rp100 miliar, Bank Kalteng Rp75 miliar, serta Bank NTT dan Bank Lampung masing-masing Rp50 miliar.
Lihat Juga :