Papan Utama Ekonomi Baru Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Jum'at, 16 Desember 2022 - 18:31 WIB
loading...
Papan Utama Ekonomi...
Papan Utama Ekonomi Baru di BEI bisa mengakomodasi perkembangan ekonomi baru. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Papan Utama Ekonomi Baru atau new economy listing board yang diluncurkan PT Bursa Efek Indonesia ( BEI ) pada Senin (5/12/2022) lalu, dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu juga mengakomodasi kebutuhan investor .

Baca juga: Raih Oversubscribe 12.58 Kali, VENTENY Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia

“Jadi, memang kalau kita perhatikan yang dilakukan oleh bursa kan berusaha untuk mengakomodasi kebutuhan pelaku pasar dan investor. Salah satunya mengakomodasi kebutuhan perkembangan ekonomi yang ada, yaitu new economy,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, kepada wartawan, Jumat (16/12/2022).

Dengan hadirnya Papan Utama Ekonomi Baru, lanjut Nico, bursa secara langsung maupun tidak mengakui sektor new economy akan mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya ekonomi digital.

“Apalagi, kalau kita perhatikan fokus Presiden Jokowi adalah ekonomi digital, karena dapat memberikan kontribusi sebesar 10% dari GDP pada 2025 dan 18% terhadap GDP pada 2030,” ucapnya.

Nico melanjutkan, Papan Utama Ekonomi Baru merupakan salah satu upaya bursa untuk terus beradaptasi untuk bisa membuat pelaku pasar dan investor. Menurutnya, melalui klasifikasi dan informasi dari Papan Utama Ekonomi Baru, pelaku pasar dan investor dapat lebih mudah memilih perusahaan-perusahaan tercatat yang berasal dari sektor yang akan memberikan kontribusi di masa depan.

“Selain itu, harapannya Papan Utama Ekonomi Baru mampu mendorong perusahaan-perusahaan yang menggunakan teknologi dalam inovasinya yang memang mampu memberikan kontribusi lebih untuk mencoba mencari alternatif pendanaan melalui pasar modal,” kata dia.

Nico juga berharap bursa dapat meningkatkan edukasi, literasi dan sosialisasi terhadap perusahaan-perusahaan yang menggunakan teknologi dalam inovasinya yang melantai di BEI, tentang adanya Papan Utama Ekonomi Baru beserta tujuannya. Hal itu juga berlaku untuk pelaku pasar dan investor agar dapat memahami tujuan bursa meluncurkan papan pencatatan tersebut.

Baca juga: Anies Serang Balik Postingan NU Garis Lucu yang Unggah Video Kepotong Soal Batik

“Tentu Papan Utama New Ekonomi Baru ini menjadi katalis positif, khususnya untuk sektor-sektor teknologi yang mampu memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi. Pesan ini yang harus dibawa bursa kepada investor agar tersampaikan dengan baik,” pungkasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Berakhir di Zona...
IHSG Berakhir di Zona Merah Sentuh 6.172, Transaksi Bursa Cetak Rp17,8 Triliun
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Fenomena Rupiah Melemah...
Fenomena Rupiah Melemah dan Dilema Impossible Trinity: Membaca Kepanikan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
Kota Bontang Buktikan...
Kota Bontang Buktikan Daya Tarik Investasi, Sinyal Positif bagi Investor Baru
Rekomendasi
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved