Ekonomi Kreatif Mampu Ciptakan Inovasi Produk Pangan

Selasa, 20 Desember 2022 - 18:48 WIB
loading...
Ekonomi Kreatif Mampu...
Menparekraf Sandiaga Uno saat menghadiri pembukaan Greens. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Dengan dukungan teknologi, ekonomi kreatif di sektor pertanian akan mampu menghadirkan produk-produk sayuran yang bisa ditanam tanpa membutuhkan lahan luas dan bisa dinikmati dengan kondisi super-segar. Kemampuan itulah yang dihadirkan oleh Greens, sebuah startup di bidang teknologi agrikultur (agritech), dengan membuka pusat pertanian multidimensi pertama di Jakarta Pusat, tepatnya di Plaza Indonesia, hari ini, Selasa (20/12/2022).

Baca juga: Teken MoU dengan Sejumlah Lembaga, Sandiaga Pacu Komitmen Kembangkan Ekraf

Greens menciptakan inovasi baru dalam penyajian pangan kaya akan nutrisi yang disebut dengan live salad yang dihadirkan di dalam mal. Setelah memilih menu, pembeli dapat melihat langsung cara salad disajikan. Uniknya, sayuran micro Greens yang menjadi bahan utama dari salad tersebut ditanam dan dipanen langsung di dalam mall.

Greens memang mengadopsi sistem pangan hyperlocal, sehingga sumber pangan ditanam, dipanen dan disajikan di tempat yang sama sehingga bahan pangan itu aman, terjamin kualitasnya dan bernilai gizi tinggi.

"Kami berharap langkah kami ini dapat menjadi kegiatan ekonomi kreatif. Pengembangan bisnis ini tentunya perlu dukungan pemerintah agar semakin banyak masyarakat yang mengenal dan berpartisipasi menjadi petani online sehingga visi dan misi kami mengenai sistem ketahanan pangan dapat terwujud. Makanya, menjadi sebuah kehormatan bagi kami saat Bapak Sandiaga Uno mau hadir untuk meresmikan gerai kami,” ujar Erwin Gunawan, Co-Founder & Chief Business Officer Greens.

Teknologi agrikultur Greens berbentuk pod (Greens pod) yang memanfaatkan sistem penanaman dalam ruangan menggunakan teknologi blockchain, artificial intelligence (AI), dan internet of things (IoT) untuk menciptakan desentralisasi sumber pangan, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.

Greens pod dapat mengatur suhu udara, kelembaban udara, pengaturan cahaya, hingga perencanaan penanaman sumber pangan jangka panjang sehingga hasil panen terprediksi, lebih konsisten dan memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi.

Karena bentuknya yang portabel dan moduler, Greens pod mudah ditempatkan di berbagai lokasi sehingga dapat menghasilkan hasil tanam yang dapat langsung dipanen, diolah dan dikonsumsi di tempat yang sama (hyperlocal food). Greens memiliki misi untuk mencegah kehilangan sumber pangan (food loss) dan menghadirkan sumber nutrisi yang terbaik.

“Greens menghadirkan sistem pertanian metafarming, sehingga masyarakat dapat berkontribusi secara langsung untuk menanam serta menghasilkan sumber pangannya sendiri di dunia virtual dan dapat dipanen di dunia nyata," jelas Erwin.

Ekonomi kreatif merupakan proses ekonomi yang termasuk kegiatan produksi dan distribusi barang serta jasa di dalamnya yang membutuhkan gagasan dan ide kreatif serta kemampuan intelektual dalam membangunnya. Dalam konsep ekonomi kreatif, salah satu hal terbesar yang dibutuhkan adalah kreativitas. Hal itu karena industri kreatif merupakan inti dari bidang ekonomi kreatif yang digerakkan oleh para kreator dan inovator.

Namun, kreativitas tersebut tidak hanya terbatas pada kegiatan produksi saja, tetapi juga termasuk ke dalam bagaimana penggunaan bahan baku serta inovasi suatu teknologi di dalamnya. Pada intinya, ekonomi kreatif merupakan suatu bidang yang memiliki hubungan erat dengan kreativitas, ide, serta sumber daya manusia yang kemudian dikombinasikan dengan digitalisasi masa kini.

Baca juga: Kisah Cinta Antonella Roccuzzo dan Lionel Messi, Naksir Sejak Usia 9 Tahun

"Inilah yang menjadikan Greens menjadi bagian dari pelaku ekonomi kreatif," tandas Erwin.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
IPB dan Unpad Adu Inovasi...
IPB dan Unpad Adu Inovasi Berdayakan Ekonomi Kreatif Desa Wisata Gunung Padang
ASEAN-India Bazaar 2026...
ASEAN-India Bazaar 2026 Dorong Ekonomi Kreatif dan Peluang Bisnis Lintas Kawasan
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Menekraf Teuku Riefky...
Menekraf Teuku Riefky Dorong Musisi Lokal Eksis di Panggung Global
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Rekomendasi
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved