Jadi Orang Terkaya Nomor 1 di Indonesia, Harta Dato Low Tuck Kwong Ambles Rp3 Triliun dalam Sehari
Rabu, 28 Desember 2022 - 17:32 WIB
loading...
A
A
A
Dato sendiri mengempit saham BYAN sebanyak 61,13% atau sebanyak 2,037 miliar lembar. Pemegang saham BYAN terbesar lainnya adalah publik 22,5% dan PT Sumber Suryadaya Prima sebanyak 10%.
Penurunan saham BYAN hari ini membuat emiten itu masuk jajaran top losers seiring dengan melemahnya indeks harga saham gabungan (IHSG).
Berdasarkan data BEI, saham BYAN meninggalkan posisi all time high-nya dan parkir di Rp21.775 per saham. Padahal, saham BYAN dibuka menguat menjadi Rp23,550, dibandingkan penutupan kemarin Rp23.275.
Harga saham BYAN pun cukup tangguh sepanjang bulan ini di tengah pelemahan IHSG. Saham BYAN terpantau hanya melemah 5 kali perdagangan, yakni pada 8 Desember, 9 Desember, 12 Desember, 15 Desember, dan 22 Desember 2022. Dalam sepekan, saham BYAN menguat 18,02%.
Pelemahan harga BYAN diyakini terjadi karena beberapa faktor, yakni terkoreksinya harga batu bara dunia dan aksi penjualan saham yang dilakukan Low Tuck Kwong dengan harga jual jauh di bawah harga pasar.
Penurunan saham BYAN hari ini membuat emiten itu masuk jajaran top losers seiring dengan melemahnya indeks harga saham gabungan (IHSG).
Berdasarkan data BEI, saham BYAN meninggalkan posisi all time high-nya dan parkir di Rp21.775 per saham. Padahal, saham BYAN dibuka menguat menjadi Rp23,550, dibandingkan penutupan kemarin Rp23.275.
Harga saham BYAN pun cukup tangguh sepanjang bulan ini di tengah pelemahan IHSG. Saham BYAN terpantau hanya melemah 5 kali perdagangan, yakni pada 8 Desember, 9 Desember, 12 Desember, 15 Desember, dan 22 Desember 2022. Dalam sepekan, saham BYAN menguat 18,02%.
Pelemahan harga BYAN diyakini terjadi karena beberapa faktor, yakni terkoreksinya harga batu bara dunia dan aksi penjualan saham yang dilakukan Low Tuck Kwong dengan harga jual jauh di bawah harga pasar.
Lihat Juga :