alexametrics

Jepang Alami Surplus Bulanan Pertama dalam 3 Tahun

loading...
Jepang Alami Surplus Bulanan Pertama dalam 3 Tahun
Jepang alami surplus bulanan pertama dalam 3 tahun. Foto: Ilustrasi/istimewa
A+ A-
TOKYO - Jepang mencatat surplus perdagangan bulanan untuk kali pertama dalam hampir tiga tahun setelah ekspor melonjak pada Maret didukung ekspor mobil dan elektronik yang kuat.

Ekspor Maret naik 8,5% secara tahunan, dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yang hanya naik 2,5%. Sementara nilai impor Jepang anjlok 14,5% terimbas oleh susutnya harga minyak. Angka impor ini lebih buruk dari perkiraan sebesar 12,8% dan dibanding Februari sebesar 3,6%.

Ini mengakibatkan surplus perdagangan Jepang menjadi sebesar 229,3 miliar yen atau setara Rp24,74 triliun (kurs Rp107,9/yen), jauh lebih tinggi dari estimasi sebesar 50 miliar atau setara Rp5,40 triliun.



Meskipun kinerja meningkat, analis mengatakan bahwa pertumbuhan neraca perdagangan Jepang kemungkinan akan mengalami hambatan pada kuartal terakhir.

"Angka-angka ini kemungkinan besar terdistorsi oleh waktu, biasanya akhir Tahun Baru Cina, di mana impor dari China anjlok sebesar 19,6% secara tahunan pada Maret setelah melompat 39,5% di Februari secara tahunan. Sementara ekspor ke China rebound 3,9% secara tahunan setelah jatuh 17,3% pada Februari secara tahunan," kata ekonom Jepang di Capital Economics Marcel Thieliant seperti dilansir dari CNBC, Rabu (22/4/2015).

Meskipun demikian, dia menuturkan, ekspor bersih kemungkinan berubah pada kuartal terakhir. Dia memperkirakan, volume ekspor hanya meningkat 1,9% pada kuartal terakhir, turun dari kuartal I sebesar 3,3%. Akibatnya, perdagangan bersih kemungkinan menyeret pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) kuartal I sebesar 0,2%.
(rna)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak