alexametrics

Jepang Pangkas Proyeksi PDB dan Inflasi

loading...
Jepang Pangkas Proyeksi PDB dan Inflasi
Jepang pangkas proyeksi PDB dan inflasi. Foto: Ilustrasi
A+ A-
TOKYO - Bank Sentral Jepang (BoJ) mempertahankan stimulus moneter, namun memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi (produk domestik bruto/PDB) dan inflasi.

Dikutip dari CNBC, bank sentral memangkas proyeksi inflasi menjadi 0,8% untuk tahun fiskal 2015 dari proyeksi pada Januari sebesar 1,0%. Hal ini juga menurunkan proyeksi produk domestik (PDB) gross menjadi 2,0% dari 2,1%.

Sementara untuk tahun fiskal 2016, proyeksi pertumbuhan PDB dipangkas menjadi 1,5% dari perkiraan sebelumnya sebesar 1,6%, dan menurunkan perkiraan inflasi menjadi 2,0% dari sebelumnya 2,2%.



Hal itu dilakukan karena adanya ketidakpastian tentang prospek harga energi, yang akan memberikan imbas negatif pada inflasi. Diperkirakan kenaikan pajak penjualan kedua yang baru dilakukan pada 2017, juga berpotensi memberi risiko terhadap aktivitas ekonomi.

Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda mengatakan, bank sentral tidak berencana mengubah komitmennya mengejar target inflasi 2% dalam waktu sekitar dua tahun sejak melakukan program stimulus moneter pada April 2013. BOJ mempertahankan program pelonggaran kuantitatif pembelian aset sebesar 80 triliun atau setara USD670 miliar/tahun.

Setelah keputusan kebijakan bank sentral dirilis, yen menguat terhadap USD menjadi 118,62, dibanding sebelumnya 118,90. Namun indeks Nikkei 225 memperpanjang kerugian dan ditutup anjlok terdalam di Asia sebesar 538,94 poin atau 2,69% ke 19.520,01.

Perekonomian Jepang terus goyah. Produksi industri Jepang turun 0,3% pada Maret. Sementara penjualan retail Jepang jatuh 9,7%, jauh di bawah ekspektasi menjelang kenaikan pajak penjualan.
(rna)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak