Mendag Zulhas Sentil Bulog Soal Impor Kedelai: Janji-janji, Barang Enggak Datang
Minggu, 15 Januari 2023 - 20:49 WIB
loading...
A
A
A
Ketika stok terpenuhi, maka intervensi pasar dapat dilakukan. Cara ini diyakini mampu menekan harga di pasar dalam negeri. Baca Juga: 15.000 Ton Kedelai Impor Banjiri Pasar 3 Hari Lagi, Mendag Sebut Dijual Rp 10.500/Kg
Hanya saja Zulhas geram lantaran Bulog tidak menepati janjinya. "Saya protes keras karena janji-janji, 'ini barang akan datang pak pada akhir Desember' gak datang juga, katanya Januari, ini sudah tanggal berapa, saya kira ini gak jadi barangkali," ucap dia.
Penugasan Kementerian Perdagangan kepada Bulog terkait impor 350.000 ton kedelai sekaligus memenuhi kebutuhan para perajin tahu dan tempe di dalam negeri. Langkah impor itu untuk menekan harga kedelai di pasaran. Pasalnya, komoditas dasar itu mengalami kenaikan harga sejak November tahun lalu.
"Oleh karena itu kemarin kami sudah menugaskan Bulog untuk impor 350.000 ton kedelai, kira-kira 40 hari hingga 50 hari akan sampai. Jadi setelah 50 hari mudah-mudahan nanti harga kedelai sudah Rp 11.000 per kilogram," tutur Zulhas.
Hanya saja Zulhas geram lantaran Bulog tidak menepati janjinya. "Saya protes keras karena janji-janji, 'ini barang akan datang pak pada akhir Desember' gak datang juga, katanya Januari, ini sudah tanggal berapa, saya kira ini gak jadi barangkali," ucap dia.
Penugasan Kementerian Perdagangan kepada Bulog terkait impor 350.000 ton kedelai sekaligus memenuhi kebutuhan para perajin tahu dan tempe di dalam negeri. Langkah impor itu untuk menekan harga kedelai di pasaran. Pasalnya, komoditas dasar itu mengalami kenaikan harga sejak November tahun lalu.
"Oleh karena itu kemarin kami sudah menugaskan Bulog untuk impor 350.000 ton kedelai, kira-kira 40 hari hingga 50 hari akan sampai. Jadi setelah 50 hari mudah-mudahan nanti harga kedelai sudah Rp 11.000 per kilogram," tutur Zulhas.
(akr)
Lihat Juga :