Presiden Jokowi Menjadi Nama Salah Satu Pulau di Selayar

Senin, 06 Juni 2016 - 14:38 WIB
Presiden Jokowi Menjadi...
Presiden Jokowi Menjadi Nama Salah Satu Pulau di Selayar
A A A
JAKARTA - Gencarnya promosi wisata yang dilakukan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dengan dukungan penuh Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat daerah ikut bergairah. Mereka berlomba mengembangkan potensinya masing-masing.

Tak mau ketinggalan, Pemkab Kepulauan Selayar menamai sebuah pulau di wilayah mereka dengan nama presiden, Jokowi Island. Selayar yang terdiri dari 130 pulau masih memiliki potensi yang belum terjamah.

“Pemberian nama ini merupakan bentuk penghargaan kepada Presiden Jokowi yang begitu serius mengembangkan potensi wisata di seluruh wilayah Tanah Air,” ujar Bupati Selayar, Basli Ali dalam keterangannya yang dilansir Sindonews, Senin (6/6/2016).

Hadirnya Jokowi Island di Kepulauan Selayar diharapkan bisa menjadi daya tarik tersendiri. Daerah di ujung Selatan Pulau Sulawesi ini memang begitu gencar mengembangkan seluruh potensi alam yang mereka miliki.

Di bidang pariwisata, Pemkab Kepulauan Selayar telah menjalin komunikasi dengan Kemenpar. Lahan untuk pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata seluas 400 ha disiapkan. Tinggal menanti masuknya investor untuk segera memulai proses pembangunan.

Selain itu, juga disiapkan lahan 5.000 ha yang akan digunakan untuk lahan Kawasan Ekonomi Khusus Industri Logistik Maritim.

“Kami sangat serius. Sekaranglah saatnya Selayar bangkit dengan seluruh potensi yang kami miliki. Kalau bukan sekarang kapan lagi kita mencoba sejajar dengan daerah lain,” tegas Basli.

Saat ini, pemerintahan Presiden Jokowi memang tengah giat membangun Indonesia melalui fondasi pariwisata. Baru kali ini sektor pariwisata menjadi prioritas, selain infrastruktur, pangan, energi dan maritim.

“Saya harus jujur mengakui kalau dibandingkan dengan presiden-presiden sebelumnya, Jokowi paling serius mengembangkan Pariwisata Indonesia. Terlihat dari struktur anggaran yang berani tanpa bada basi menaikkan dalam persentasi yang siginifikan," terang Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Haryadi Sukamdani.

Setelah 10 top destinasi, Kemenpar juga akan menambah kawasan pariwisata lagi. Riau, Sumbar, Jabar, dan Sulsel makin bersaing untuk bangkit. Itu akan menjadi legenda baru bagi republik ini yang mensejahterakan masyarakat dengan model yang berkelanjutan. Riau, Sumbar, Jabar, dan Sulsel dan seterusnya yang akan switch ke model pembangunan pariwisata yang sustainable.

Pariwisata diam-diam sudah mendrive, konsep Indonesia Incorporated, soliditas bersama untuk bangsa. Ada sinergi BUMN, ada Lembaga dan Kementerian lain yang sekarang bersatu untuk membangun pariwisata. "Ini perkembangan yang bagus," katanya.

Kebetulan, pariwisata Indonesia juga tidak buruk. Berdasarkan tour and travel competitiveness index versi World Economic Forum (WEF), dengan kualitas layanan berstandar global, pariwisata Indonesia unggul di price. Indonesia juga kuat di nature dan culture, destinasinya banyak, alamnya indah. Dan budayanya pun sangat kuat.

"Yang dibutuhkan saat ini tinggal pembenahan. Misal, turis dari negara-negara bebas visa kunjungan jangan lagi digiring ke visa on arrival," tandas Haryadi.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Gunakan Aplikasi Baru...
Gunakan Aplikasi Baru saat Ratas, Jokowi: Sudah Dengar? Tes, Tes, Tes
1 Jam Pertemuan Dubes...
1 Jam Pertemuan Dubes Belanda dengan Jokowi, Ini yang Dibicarakan
Ketika Ketum MUI Panggil...
Ketika Ketum MUI Panggil Jokowi Insinyur Haji Muhammad Joko Widodo
Banjir Ucapan Selamat...
Banjir Ucapan Selamat Ultah, Jokowi: Saya Hanya Bisa Mengucap Syukur
Puluhan Tahun Impor...
Puluhan Tahun Impor Mesin, Jokowi: Jangan Cuma Beli Jadi, Akuisisi Teknologinya!
Berita Terkini
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
38 menit yang lalu
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
49 menit yang lalu
Pascaramai Diprotes,...
Pascaramai Diprotes, Menkeu Purbaya Klaim 95,45% Pencairan JHT Bebas Pajak
59 menit yang lalu
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
1 jam yang lalu
Tiga Bank Asing Besar...
Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?
1 jam yang lalu
RGI dan NNA Jalin Kemitraan,...
RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
1 jam yang lalu
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved