Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:36 WIB
loading...
Fenomena Baru Investasi:...
Aplikasi PINTU menjadi pionir dalam penyediaan tokenisasi aset yang memungkinkan investor Indonesia mendapatkan eksposur terhadap berbagai aset global secara mudah, aman, dan teregulasi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset crypto yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menorehkan catatan yang positif pada perdagangan tokenisasi aset di aplikasi PINTU sepanjang semester I-2026. Tren ini menunjukkan meningkatnya minat investor crypto Indonesia untuk melakukan diversifikasi ke aset global, termasuk saham Amerika Serikat yang tersedia dalam bentuk token di jaringan blockchain.

Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad mengungkapkan, berbagai data pertumbuhan yang menarik, “Perdagangan tokenisasi aset di PINTU mengalami peningkatan yang signifikan di mana jumlah monthly unique trader tokenized stocks tumbuh 40% pada bulan Mei dibandingkan dengan Januari 2026. Secara spesifik bahkan, tokenisasi aset seperti Nasdaq (QQQX) & SP500 (SPYX) mengalami kenaikan pesat secara bulanan April-Mei, naik masing-masing +64% dan +51%. Kenaikan ini sejalan dengan minat investor secara global terhadap tokenisasi aset,”.

Baca Juga: Nabung Aset Crypto Makin Mudah lewat Fitur Auto DCA Multiple Asset

Sektor tokenisasi aset atau Real-World Assets (RWA) terus mencatatkan pertumbuhan. Berdasarkan data RWA.xyz per 25 Juni 2026, total kapitalisasi pasar sektor Real-World Assets (RWA) on-chain mencapai USD32,23 miliar. Angka tersebut meroket tajam dari hanya USD1,8 miliar pada awal 2024. Lonjakan ini didorong oleh adopsi masif dari institusi keuangan raksasa global dan tingginya minat investor ritel terhadap akses pasar global yang fleksibel.

“Seiring dengan meningkatnya transaksi tokenisasi aset secara global, di Indonesia tumbuhnya transaksi tokenisasi aset di kalangan investor finansial didorong oleh beberapa faktor di antaranya, pajak final hanya 0,21% yang dikenakan hanya saat melakukan penjualan. Fleksibilitas trading yang menjadi kunci karena 24 jam penuh bisa melakukan perdagangan tanpa perlu menunggu pasar buka. Terakhir kemudahan pembelian langsung menggunakan mata uang rupiah tanpa perlu konversi,” ujar Iskandar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
Euforia Pesta Bola Dunia...
Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Rekomendasi
Reza Arap Bawa Buket...
Reza Arap Bawa Buket Bunga Matahari untuk Kenang Lula Lahfah di Rilis Film Harusnya Horror
Perluas Akses Pendidikan,...
Perluas Akses Pendidikan, 500 Sekolah Nasional Terintegrasi akan Dibangun hingga 2029
Menhut Raja Juli Irit...
Menhut Raja Juli Irit Bicara saat Dicecar Wartawan soal KPK, Hanya Ucapkan Terima Kasih
Berita Terkini
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
Enam Minggu Beroperasi,...
Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar
Infografis
3 Hal yang Diharapkan...
3 Hal yang Diharapkan RI dari Pemerintahan Baru AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved